Konten dari Pengguna

Franz Beckenbauer, si Pelopor Kejayaan Sepak Bola Jerman Barat

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beckenbauer dengan trofi Piala Dunia. (Foto: AFP)
zoom-in-whitePerbesar
Beckenbauer dengan trofi Piala Dunia. (Foto: AFP)

Legenda sepak bola Jerman, Franz Beckenbauer, menjadi pelopor gaya baru dalam permainan sepak bola, yang disebut “pencetak skor total”. Gaya permainan yang menjadi pusat perhatian pada awal 1970-an itu mengharuskan setiap pemain bersiaga dalam fungsinya masing-masing selama berada di lapangan.

Franz Beckenbauer membuktikan dirinya sebagai innovator yang luar biasa dan pemimpin tim yang brilian. Selama menjadi kapten tim Jerman Barat, Beckenbauer memperlihatkan kemampuan yang sangat baik selama pagelaran tahun 1974. Bahkan ketika menjadi pelatih Jerman Barat, ia mampu membawa negaranya melaju ke ajang Piala Dunia tahun 1990.

Beckenbaur memenangkan Piala Pemain Terbaik Eropa selama dua kali, yaitu tahun 1972 dan 1976, saat membela tim Jerman Barat. Franz Beckenbauer selanjutnya terbang ke Amerika Serikat untuk bermain bersama Cosmos New York dari tahun 1977 sampai 1983. Selama Beckenbaur di sana, minat sepak bola Amerika Serikat semakin meningkat, yang bertambah setelah Pele bergabung dalam tim yang sama dengan Beckenbaur.

Pada tahun pertama debutnya, Beckenbauer terpilih sebagai Pemain Terbaik Liga Sepak Bola Amerika Utara tahun 1977, 1978, dan 1980. Salah satu pertandingan tak terlupakan yang pernah diikuti Beckenbauer adalah pada kejuaraan tahun 1974, yang mempertemukan Jerman Barat dan Belanda. Pertandingan yang sangat menarik disajikan oleh kedua negara yang menjadi pelopor konsep baru permainan sepak bola tersebut.

Rival utama Beckenbauer dari tim Belanda adalah Johan Cruyf, yang memiliki gaya permainan sangat baik, sama seperti Beckenbauer. Pada pertandingan itu, Cruyf membawa keunggulan pertama bagi Belanda melalui tendangan penalti pada menit awal pertandingan. Jerman lalu dapat menyamakan skor setelah Paul Breitner mencetak gol pada menit ke-25, lewat tendangan penalti

Keunggulan berbalik menjadi milik tim Jerman Barat setelah rekan satu tim Beckenbauer, Gerd Muller, mencetak skor pada menit ke-43. Setelah itu tidak ada lagi gol yang tercipta, sehingga kemenangan pun diraih oleh Jerman Barat, dengan skor akhir 2-1.

Sumber : Jacobs, Timothy. 2002. 100 Atlet Pengukit Tinta Emas Olah Raga. Delapratasa Publishing

Foto : footyfair.com

Franz Beckenbauer, si Pelopor Kejayaan Sepak Bola Jerman Barat (1)
zoom-in-whitePerbesar