Konten dari Pengguna

Kecelakaan Kereta Api 1981, Terburuk dalam Sejarah India

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kecelakaan kereta api (Foto: Wikipedia)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kecelakaan kereta api (Foto: Wikipedia)

Di wilayah India, kecelakaan kereta api sudah sering terjadi, dari kecelakaan kecil hingga kecelakaan yang cukup serius. Kecelakaan-kecelakaan seperti anjloknya kereta, tabrakan dengan kereta lain, kebakaran, tabrakan dengan mobil, atau tidak berfungsinya peralatan tertentu di dalam kereta, sudah menjadi hal yang umum terjadi.

Dalam setahun, kecelakaan kereta api di India rata-rata terjadi sebanyak 400 kali, dengan lebih dari 250 kecelakaan disebabkan oleh kesalahan manusia. Hal itu terjadi karena banyak kereta yang memuat penumpang melebihi kapasitasnya, atau mengangkut penumpang yang tidak memiliki tiket.

Kecelakaan kereta tahun 1981 di Bihar, sebelah utara wilayah India, disebut-sebut sebagai kecelakaan kereta terburuk sepanjang masa. Terdapat kurang lebih 800 korban tewas dalam kecelakaan itu, sebagian akibat benturan dan sebagian lagi akibat tenggelam. Beberapa pihak mengatakan bahwa kecelakaan itu disebabkan hembusan angin yang sangat kencang ketika kereta melewati jembatan di sepanjang Sungai Bagmati, di Samastipur, India. Angin berkecepatan tinggi itu menghempaskan tujuh dari sembilan gerbong yang ada keluar dari jembatan dan jatuh ke Sungai Bagmati yang berada di bawahnya.

Sungai berkedalaman 18 meter itu telah menelan ratusan korban, yang banyak di antaranya tidak dapat ditemukan. Upaya pencarian korban sedikit terhambat oleh keadaan medan yang cukup sulit. Setelah upaya pencarian selama lima hari penuh, para penyelamat hanya mampu menemukan 212 mayat.

Tim penyelamat pun kesulitan menemukan para korban karena puing-puing kereta yang cukup besar menutupi wilayah pencariannya. Para korban dipercaya telah terhimpit oleh puing-puing itu, atau bahkan telah hanyut jauh dari posisi jatuhnya kereta.

Setelah peristiwa itu, pemerintah India terus berupaya memperbaiki dan meningkatkan keamanan ketika menggunakan jasa trasportasi kereta api. Namun tingkat kecelakaan di India masing sangat tinggi. Pada 1995 terdapat kecelakaan kereta yang menewaskan 395 orang, akibat dua buah kereta penumpang bertabrakan.

Kemudian tahun 1999 sebanyak 200 orang tewas dalam kecelakaan lainnya. Jumlah penumpang yang tidak sesuai dengan kapasitas kereta menjadi faktor utama dalam setiap kecelakaan kereta di India. Faktor lain yang menyebabkan tingginya angka kecelakaan kereta adalah usia kereta yang sudah tua. Banyak mesin kereta di India berasal dari masa pemerintahan Inggris dan perlintasannya pun sudah sangat tua untuk dilalui, sehingga memerlukan perbaikan besar-besaran untuk segala fasilitas perkeretaapian di India.

Sumber: Spignesi, Stephen J. 2007. 100 Bencana Terbesar Sepanjang Masa. Tanggerang : Karisma Foto: freepressjournal.in

Kecelakaan Kereta Api 1981, Terburuk dalam Sejarah India (1)
zoom-in-whitePerbesar