Kerajaan Salakanagara, Pemerintahan Tertua di Nusantara

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat
Konten dari Pengguna
25 April 2018 10:19
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Kerajaan Salakanagara disinyalir sebagai kerajaan tertua yang pernah berdiri di Nusantara. Kerajaan ini diperkirakan memerintah pada tahun 130 Masehi. Kerajaan Salakanagara dipercaya sebagai leluhur orang-orang Sunda. Hal itu dibuktikan dengan wilayah pemerintahannya yang sama persis seperti wilayah peradaban Suku Sunda. Selain itu terdapat bukti lain yang semakin menguatkannya yaitu kesamaan kosakata antara Salakanagara dengan Sunda.
ADVERTISEMENT
Pendiri Kerajaan Salakanagara adalah Dewawarman, seorang pedagang yang berasal dari Pallawa, India. Dewawarman beserta pengikutnya menetap di sebuah wilayah, yang dikenal dengan nama Teluk Lada Pandeglang. Di sana terdapat sebuah perkampungan yang dipimpin oleh seorang penguasa lokal bernama Aki Tirem. Dewawarman yang berencana untuk menetap cukup lama, kemudian menikah dengan salah seorang putri Aki Tirem, yaitu Dewi Pwahaci Larasati.
Pernikahan yang dilakukan oleh Dewawarman diikuti oleh para pengikutnya. Mereka menikahi gadis-gadis lokal dan memilih untuk tidak kembali ke kampung halaman mereka di India. Mereka menetap untuk membentuk sebuah ikatan keluarga baru di perkampungan tersebut. Dewawarman dan pengikutnya cukup diterima di sana sehingga mereka nyaman untuk tinggal menetap.
Ketika Aki Tirem meninggal, Dewawarman menggantikannya sebagai penguasa di wilayah Teluk Lada Pandeglang itu. Ia kemudian mendirikan sebuah kerajaan dengan nama Salakanagara, yang berarti Negeri Perak, pada 130 Masehi. Sebagai ibukota kerajaan, dipilihlah wilayah Rajatapura yang bertahan hingga tahun 362 M, sejak penguasa pertama hingga terakhir. Dewawarman pun menjadi raja pertama Salakanagara dengan gelar Prabu Darmalokapala Dewawarman Aji Raksa Gapura Sagara.
ADVERTISEMENT
Setelah kerajaan Salakanagara terbentuk, Dewawarman mulai melakukan ekspansi ke sejumlah wilayah untuk memperluas daerah kekuasaannya. Beberapa kerajaan kecil di sekitar Salakanagara berhasil ditaklukan, salah satunya adalah kerajaan Agnynusa, berarti Negeri Api, yang ada di wilayah Pulau Krakatau.
Kerajaan Salakanagara memerintah selama 232 tahun, terhitung sejak tahun 130 Masehi hingga tahun 362 Masehi. Raja Dewawarman I hanya memerintah selama 38 tahun. Kemudian setelah ia meninggal digantikan oleh putranya yang menjadi Raja Dewawarman II dengan gelar Prabu Digwijayakasa Dewawarmanputra. Kerajaan Salakanagara bertahan hingga Dewawarman VIII, bergelar Prabu Dharmawirya, yang memerintah sampai tahun 363 Masehi.
Setelah pemerintahan Prabu Dharmawirya, Kerajaan Salakanagara berada di bawah pemerintahan Kerajaan Tarumanegara, pimpinan Raja Jayasinghawarman. Jika dilihat dari silsilah keluarganya, raja Tarumanegara itu adalah menantu dari Raja Dewawarman VIII, yang berasal dari wilayah Calankayana di India. Setelah daerah kekuasaannya ditaklukan oleh kerajaan Maurya, Raja Jayasinghawarman mengungsi ke Jawa.
ADVERTISEMENT
Sumber: Gustama, Faisal Ardi. 2017. Buku Babon Kerajaan-Kerajaan Nusantara. Yogyakarta : Brilliant Book
Peta Kerajaan Sunda (Foto: id.wikipedia.org)
zoom-in-whitePerbesar
Peta Kerajaan Sunda (Foto: id.wikipedia.org)