Kiprah Kaisar Ashoka dan Nilai-nilai Hidupnya yang Melegenda di India

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat
Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah Kaisar Ashoka begitu terkenal dalam sejarah klasik India. Maka dari itu uang kertas dan koin di India ada yang mengilustrasikan kebesaran pemerintahan Kaisar Ashoka
Kaisar Ashoka adalah orang dan penguasa luar biasa yang warisannya masih hidup dan nyata di India modern. Tidak diketahui kapan tepatnya Ashoka lahir, tetapi dia hidup di abad ke-3 SM. Dia menjadi raja ketiga dari dinasti Maurya yang memerintah sebuah kerajaan besar dari 268 hingga 232 SM.
Dalam beberapa hal, sepertinya dia ditakdirkan untuk menjadi seorang kaisar yang hebat, dan dia saat ini dikenang sebagai salah satu penguasa paling teladan dalam sejarah dunia. Sebagai putra Bindusara, cucu Chandragupta, Ashoka tentunya memenuhi reputasi keluarganya sebagai Kaisar yang efektif.
Kakeknya, Chandragupta sangat terinspirasi oleh penaklukan Alexander Agung sehingga dia menciptakan kerajaan Magadha yang menjadi kekaisaran pertama dan terbesar di India kuno. Kerajaan Magadha begitu besar sehingga mencakup hampir seluruh Semenanjung India.
Ketika Ashoka naik tahta sekitar tahun 268 SM, banyak yang menganggapnya sebagai penguasa yang kejam, tetapi dia berbeda dan memiliki pendekatan unik ketika berbicara kepada bawahannya. Dia juga membujuk bawahannya untuk membatasi makan daging. Menurut sejarawan, dia berkontribusi pada perkembangan vegetarian di India.
Kaisar Ashoka memandang bahwa semua nyawa itu berarti. Dia memperkenalkan perawatan medis untuk manusia dan pusat kesehatan untuk hewan. Tanaman obat yang sedang tumbuh diperlakukan dengan hormat karena baik untuk kesehatan. Dia memerintahkan untuk menggali sumur agar orang dan hewan bisa minum saat melakukan perjalanan di sepanjang jalan. Dia juga menugaskan bawahannya untuk bekerja demi kesejahteraan dan kebahagiaan orang miskin dan lanjut usia.
Para sejarawan India dapat mengumpulkan sejarah Asoka melalui teks kuno Buddha dan prasasti berukir. Oleh sejarawan Kaisar Ashoka dikenal sebagai pendukung dan pelindung agama Buddha. Pada masa pemerintahannya agama Buddha menyebar ke timur dan barat India serta ke berbagai tempat termasuk Asia Tenggara. Kaisar Ashoka memperluas perbatasan kekuasaannya dan berbagai penaklukannya berhasil sehingga mencapai wilayah Iran dan Afghanistan saat ini.
Kaisar Ashoka meninggal setelah sakit selama beberapa hari. Sebelum meninggal dunia, dia mewarisi semua harta miliknya kepada pengikut Buddha. Legenda menyatakan bahwa selama kremasi, tubuhnya terbakar selama tujuh hari tujuh malam.
Sumber: ancientpages.com
