Kontes Ratu Baju Bodo 1972

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat
Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Penilaian Ratu Baju Bodo tidak hanya sekedar kecantikan dan keluwesan, tetapi bagaimana pemakaian baju tersebut guna menitikberatkan nilai estetika kebudayaan sekaligus promosi pariwisata
“Bodo” dalam bahasa Jawa artinya “bodoh”, sedangkan dalam bahasa Bugis yakni “pendek”. Meski harfiah keduanya berbeda, tetapi sejatinya menggambarkan Nusantara dengan orang - orang yang cerdas dan panjang akalnya.
Semula baju bodo digunakan kaum bangsawan sehingga ketika dipakai pribumi terlihat berbeda lantaran local genius Nusantara. Baju bodo yang sebenarnya dipakai Sulawesi Selatan tanpa lengan, namun sekarang dimodifikasi dengan lengan sampai ke sikut
Dekorasi ruangan adat Sulawes dan lantunan lagu Angin Mamiridi Bali Room Hotel Indonesia, perebutan gelar Ratu Baju Bodo 1972 berhasil dimenangi Sumi Hakim dengan bobot nilai 1010.
Wanita berusia 8 – 12 tahun pun berpartisipasi dengan menggunakan pakaian berwarna hijau dan jingga satu lapis, sedangkan 12-17 tahun menggenakan pakaian berwarna merah muda dimulai 2-3 lapis. Sedangkan usia 35 tahun menggunakan warna hitam, dan janda dengan warna putihnya.
Pemilihan Ratu Baju Bodo yang dilaksanakan di Hotel Indonesia sejatinya acara ketiga seusai pemilihan Ratu Baju Bodo di Hotel Savoy Homann, Bandung untuk pertama dan kedua kalinya.
Surat Kabar Suara Karya, Edisi 1972
Sumber foto : https://upload.wikimedia.org/
