Konten dari Pengguna

Makam Mausolus, Bukti Keagungan Bangsa Turki

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makam Mausolus di Turki menjadi salah satu makam paling menakjubkan di dunia. Makam Mausolus merupakan bangunan monumental yang dipersembahkan oleh Artemisia untuk tempat peristirahatan suaminya, Mausolus. Diketahui bahwa Mausolus dari Caria adalah seorang gubernur di wilayah Caria yang berkuasa pada 377 SM sampai 353 SM.

Pembangunan makam itu dilakukan ketika Mausolus masih berkuasa di Caria. Setelah Mausolus wafat, Artemisia mengambil alih kekuasaan Caria. Ia berhasil menghentikan pemberontakan yang dilakukan oleh masyarakat Pulau Rhodes, yang ingin mencoba memanfaatkan kematian Mausolus untuk menguasai wilayah Caria. Beberapa tahun setelah Mausolus wafat, Artemisia pun menyusul sang suami. Akhirnya keduanya dimakamkan di tempat yang sama, yaitu Makam Mausolus, meski makam itu belum selesai dibangun seluruhnya.

Setelah kematian Artemisia, pemerintah Caria memutuskan untuk melanjutkan pembangunan hingga selesai. Mereka merasa bangunan itu terlalu berharga jika harus dihentikan, karena banyak karya seni bernilai tinggi yang diciptakan di dalamnya.

Makam Mausolus menjadi bukti kemegahan seni arsitektur Yunani Klasik. Pembangunan makam itu dilakukan oleh dua arsitek Yunani, yaitu Satyrus dan Pythius, sementara relief bangunan dibuat oleh ahli patung Yunani, Bryaxis dan Timotheus, di bawah pengawasan Scopas.

Bangunan makam Mausolus berbentuk persegi panjang dengan tinggi kurang lebih 45 meter. Bangunan utamanya memiliki banyak ukiran-ukiran yang sangat indah. Relief itu menceritakan kisah sejarah dan mitologi bangsa Yunani, seperti perempuran Centaur dengan Lapith. Di sekeliling bangunan makam, termasuk juga di dalamnya, banyak ditemukan patung dewa-dewi bangsa Yunani. Selain itu, di setiap sudut makam dijaga oleh patung prajurit yang sedang menaiki kuda.

Makam Mausolus terbuat dari batu marmer yang sangat kokoh. Kurang lebih terdapat 36 kolom yang menghiasi bangunan, masing-masing sisi terdiri dari 9 kolom. Di belakang kolom-kolom tersebut akan ditemukan sebuah blok besar yang berfungsi sebagai penopang dari atap bangunan yang sangat besar. Di puncak makam akan dijumpai pahatan patung, berbentuk kereta yang sedang ditarik 4 ekor kuda, dengan Mausolus dan Artemisia duduk di sana.

Selama bertahun-tahun makam Mausolus tidak disentuh oleh siapapun, bahkan ketika Alexander The Great melakukan serbuan pada 334 SM, bangunan makam itu berhasil terselamatkan. Selama ribuan tahun, makam Mausolus berada dalam keadaan yang cukup baik. Kerusakan hanya terjadi pada bagian atap bangunan setelah wilayah itu beberapa kali diterjang gempa bumi.

Selama Perang Salib berlangsung, wilayah Caria dikuasai oleh kesatria St. John dari Malta. Pasukan itu merusak struktur makam setelah mengambil batu-batu dari makam untuk membangun Kastil Bodrum yang sangat megah. Selain menghancurkan bagian utama makam, mereka pun membawa seluruh patung yang ada di sana untuk mengiasi kastil Bodrum tersebut.

Pada 1522, hampir seluruh fondasi makam Mausolus hilang atau rusak karena banyak digunakan untuk kepentingan pembangunan bangunan baru. Memasuki era modern, patung-patung yang sebelumnya diambil oleh penguasa Bodrum, mulai dibawa ke Museum Inggris untuk dipamerkan serta dijaga keberadaannya.

Sumber : G. Widya. 2017. 55 Keajaiban Dunia yang Harus Anda Ketahui. Yogyakarta : Kata Hati

Foto : commons.wikimedia.org