Konten dari Pengguna

Mausoleum Augustus, Persemayaman Terakhir Keluarga Kekaisaran Romawi Terkemuka

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber: Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: Wikimedia Commons

Mausoleum Agustus sebenarnya merupakan salah satu dari banyak proyek bangunan besar yang dilakukan pada masa pemerintahan kaisar pertama Romawi. Ketika Mausoleum selesai dibangun pada tahun 28 SM, bangunan itu menjadi makam terbesar di dunia Romawi.

Kini reruntuhan mausoleum terletak di Piazza Augusto Imperatore dekat sungai Tiber, Italia. Bangunan mausoleum berbentuk melingkar yang dulunya berdiri setinggi 45 meter dan berdiameter hampir 90 meter. Di dalamnya tak hanya kuburan dari kaisar Augustus saja tetapi juga anggota keluarga kekaisaran terkemuka lainnya termasuk Tiberius, Nero dan Nerva.

Warna asli bangunan mausoleum semuanya putih dan dikelilingi pepohonan. Strabo yang pernah mengunjunginya pada 7 SM menyebutkan bahwa di puncak kubah terdapat patung perunggu Augustus. Ketinggian struktur bangunan secara tepat tidak diketahui karena bagian atas Mausoleum sudah hilang. Kemungkinan besar bentuknya seperti atap kubah tunggal atau kubah berundak dengan laras kubah kecil di tengahnya.

Sumber: Wikimedia Commons

Tinggi keseluruhan bangunan mungkin telah mencapai antara 40 dan 45 meter. Dinding luarnya sendiri memiliki tinggi sekitar 12 meter. Reruntuhan hari ini hanya mencapai ketinggian 30 meter. Mausoleum ini dibangun dengan menggunakan beton dan balok-balok batu kapur besar (travertine) sebagai inti bangunan. Puing-puing tufa sebagai bahan pengisi dan batu gamping putih untuk bagian depannya.

Dinding bagian dalam ruangan ini memiliki tiga ceruk persegi panjang untuk penempatan guci penguburan. Kolom tengah juga memiliki ceruk, berupa persegi dan mungkin disediakan untuk sebuah guci berisi abu dari Augustus sendiri.

Sumber: Wikimedia Commons

Bangunan itu mungkin dipengaruhi dan atau ingin menyaingi makam para penguasa legendaris lainnya pada zaman lampau sebelum masa Romawi awal seperti Alexander Agung di Mesir. Mausoleum dirancang untuk menampung anggota keluarga kaisar. Mereka yang dimakamkan di dalamnya termasuk keponakan Augustus Marcellus (meninggal pada tahun 23 SM), menantu laki-lakinya Marcus Agrippa, Drusus, dua putra Augustus, Lucius dan Gaius Caesar dan kaisar Augustus sendiri yang wafat pada 14 M.

Pada kematian Augustus, dua plakat perunggu ditempatkan di kedua sisi pintu masuk mausoleum. Plakat bertuliskan prestasi seumur hidup kaisar. Sekitar abad ke-4 M, dua obelisk granit merah didirikan di kedua sisi pintu masuk. Kemudian dipindahkan, satu untuk gereja S. Maria Maggiore di Esquiline dan yang lainnya untuk air mancur Kuda di Piazza del Quirinale.

sumber: ancient.eu