Konten dari Pengguna

Mengetahui Asal Usul Gyrocompass

Potongan Nostalgia
#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat
1 Maret 2019 18:07 WIB
clock
Diperbarui 21 Maret 2019 0:03 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi gyrocompass. Sumber: auction.catawiki.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi gyrocompass. Sumber: auction.catawiki.com
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Gyrocompass adalah jenis kompas non-magnetik yang menggunakan rotasi planet sebagai media untuk menentukan arah geografis secara otomatis. Alat ini mungkin masih asing di telinga masyarakat karena memang penggunaannya yang terbatas.
ADVERTISEMENT
Gyrocompass secara luas digunakan untuk kegiatan navigasi pada kapal laut. Terdapat dua keunggulan yang signifikan dari kompas ini dibandingkan kompas magnetik.
Pertama, Gyrocompass dapat menentukan secara tepat arah utara, sebagaimana ditentukan oleh rotasi bumi, bukan utara yang dipengaruhi oleh kekuatan magnetik.
Kedua, alat ini tidak terpengaruh oleh bahan-bahan yang dapat mengubah arah medan magnet, seperti lambung kapal berbahan baja.
Penemu dari alat yang luar biasa ini adalah Elmer Ambrose Sperry, dilahirkan di Cortland, New York, pada 1860. Ia dikenal sebagai “Bapak Teknologi Navigasi Modern”.
Sperry dikenal sebagai seorang yang sangat berbakat, baik sebagai ilmuwan maupun penguasaha. Pada usia 20 tahun, ia telah mendirikan satu dari delapan perusahaan miliknya, yaitu Sperry Electric Company, yang memproduksi dinamo dan lampu busur.
ADVERTISEMENT
Penelitian Gyrocompass dilakukan Sperry pada tahun 1890, setelah G.M. Hopkins menemukan giroskop yang bekerja menggunakan listrik. Sperry kemudian menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk meneliti giroskop temuan Hopkins. Akhirnya pada 1908, ia berhasil menciptakan kompas giroskopik, yang prinsip dasarnya sama dengan teknologi giroskop Hopkins.
Pada tahun yang sama, Sperry segera mematenkan temuan barunya itu. Pada 1910, ia mendirikan Sperry Gyroscope Company di Brooklyn, New York, yang khusus memproduksi Gyrocompass.
Gyrocompass Sperry itu pertama kali dipasang pada kapal perang Amerika Serikat, Delaware, pada 1911. Selama Perang Dunia I, Angkatan Laut Amerika Serikat membuktikan bahwa penggunaan Gyrocompass sangatlah efektif untuk menjelajahi jalur laut.
Amerika Serikat kemudian menerapkan teknologi temuan Sperry itu untuk memandu torpedo, mengarahkan kapal, dan menstabilkan pesawat terbang, hingga pesawat ruang angkasa. Gyrocompass pun menjadi salah satu alat paling penting yang membawa Amerika Serikat pada kesuksesan di segala bidang, termasuk perang dan penjelajahan luar angkasa.
ADVERTISEMENT
Selama Perang Dunia II, perusahaan milik Sperry mendapat keuntungan yang sangat besar karena permintaan militer untuk alatnya itu melonjak tinggi. Sperry memang orang yang sangat jenius, ia mampu membuat alatnya itu bekerja untuk sistem pengendalian kebakaran, sistem radar, dan sistem lepas landas otomatis.
Elmer Ambrose Sperry meninggal dunia pada 1930, dan ia teratat telah mematenkan lebih dari 400 temuan, yang sebagian besar di antaranya mampu mempengaruhi perkembangan teknologi dunia.
Sumber : Ismadi, dan Eri Andwiatwoni. 2015. 200 Tokoh Penemu Inspiratif dan Pengubah Dunia. Andi Publisher.
Foto : commons.wikimedia.org
Ilustrasi gyrocompass. Sumber: commons.wikimedia.org