Konten dari Pengguna

Norimitsu Odachi, Pedang Samurai Raksasa di Jepang yang Menyimpan Misteri

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber: Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: Wikimedia Commons

Norimitsu Odachi merupakan pedang samurai Jepang berukuran panjang 12,37 kaki dan berat sekitar 14,5 kilogram. Mustahil bagi manusia biasa untuk menggunakannya sebagai senjata dalam pertempuran. Yang membuat Norimitsu Odachi sangat menarik adalah bahwa samurai ini bukanlah pedang mitos. Ini adalah senjata asli yang dibuat pada abad ke-15 dan disiman di Kuil Kibitsu, Prefektur Okayama di bagian selatan pulau Honshu Jepang.

Legenda kuno menegaskan Amakuni sebagai "Bapak Pedang Samurai". Amakuni Yasutsuna merancang pedang melengkung bermata tunggal pertama yang dikenal sebagai 'tachi' selama periode Asuka, periode sejarah penting dalam sejarah seni dan arsitektur Jepang serta terkait dengan kedatangan agama Buddha ke Jepang dari Tiongkok.

Sumber: Wikimedia Commons

Norimitsu Odachi adalah "Tachi" yang besar. Pedang ini mendahului perkembangan Katana. Tachi dan Katana berbeda dalam hal panjang, derajat kelengkungan dan keduanya dapat dibedakan satu sama lain jika ditandai dengan letak tanda tangan pada pedang. Tachi diproduksi selama periode Koto, mulai dari tahun 900 M hingga 1596 M.

Tidak ada seorang samurai biasa yang bisa menggunakan Norimitsu Odachi dalam pertempuran. Mitos dan legenda Jepang kuno menyatakan Norimitsu Odachi milik seorang pejuang raksasa.

Sumber: Wikimedia Commons

Kebenaran di balik Norimitsu Odachi masih diselimuti misteri, tetapi sebagian besar ahli sejarah menduga bahwa Norimitsu Odachi adalah pedang seremonial yang dibuat oleh pengrajin terampil. Norimitsu Odachi bisa saja digunakan untuk tujuan religius atau mungkin untuk simbol status pemiliknya.

Sumber: ancientpages.com