Orient Express, Kereta Mewah Tempo Dulu

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat
Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jika Anda pernah mendengar salah satu kereta termewah bernama Orient Express, berarti Anda merupakan penggemar novel misteri. Pasalnya, nama kereta mewah ini dijadikan judul novel oleh novelis tersohor, Agatha Christie, dengan judul, Murder on the Orient Express yang terbit pada tahun 1944. Meski kereta termewah itu diangkat ke sebuah karangan fiksi, sejatinya Orient Express benar-benar pernah ada dan sempat merajai industri kereta api di Eropa.

Orient Express merupakan kereta api kelas satu yang mengangkut penumpang untuk perjalanan jarak jauh, dan disebut-sebut sebagai layanan kereta termewah pada masanya. Para penumpang yang ingin menggunakan jasa kereta tersebut tentunya harus rela merogoh kocek sangat dalam. Sehingga, banyak kalangan kelas menengah ke bawah sulit untuk merasakan sensasi perjalanan antar kota di berbagai negara benua biru menggunakan salah satu kereta termegah kala itu.
Orient Express sendiri dioperasikan oleh perusahaan asal Belgia bernama Compagnie Internationale des Wagons-Lits et des Grands Express Européens. Perusahaan ini didirikan oleh Georges Nagelmackers pada tahun 1872. Perjalanan pertama Orient Express dimulai pada 4 Oktober 1883, dengan rute perjalanan Paris-Strasbourg-Munich-Wina-Budapest-Bucarest-Giurgiu. Pada Juni 1889, rute Paris menuju Istanbul resmi dibuka. Perjalanan tersebut ditempuh selama kurun waktu tiga hari.
Tahun 1930-an, bisa disebut sebagai masa-masa kejayaan Orient Express. Sedikitnya CIWL menyediakan tiga layanan paralel, yaitu Orient Express, Simplon Orient Express dan Arlberg Orient Express. Layanan perjalanan ini membentang melalui kota Zurich dan Innsbruck menuju Budapest. Layanan ini memiliki reputasi yang baik dari segi kenyamanan dan kemewahan. Selain itu, kualitas makanan yang disajikan kepada penumpang di gerbong makan juga menjadi nilai plus tersendiri.
Salah satu keunikan dari kereta api Orient Express adalah gerbong yang dipasang berasal dari berbagai negara. Antara lain Perancis, Jerman, Austria, Hungaria dan Rumania. Tentunya setiap gerbong memiliki desain interior yang berbeda-beda dan para penumpang diperbolehkan untuk memilih gerbong mana yang hendak meraka gunakan.
Namun, pada tahun 1962 layanan Orient Express dan Arlberg Orient Express resmi dihentikan. Satu-satunya layanan yang tersisa adalah Simplon Orient Express. Itu pun dengan layanan yang mengalami perubahan, bahkan bisa dibilang lebih lambat. Disebut Direct Orient Express, dimana menjalankan kereta api dari Paris menuju kota Beograd (harian) dan Paris menuju Istanbul/Athena (dua kali dalam seminggu). 15 tahun berselang, tepatnya pada 19 Mei 1977, layanan Direct Orient Express ditutup sepenuhnya.
Layanan Orient Express Regular merupakan turunan langsung dari Orient Express pertama di tahun 1883 juga mempunyai rute yang nyaris sama, terus beroperasi antara satu rute dan lainnya. Sebelum akhirnya berhenti beroperasi di Desember 2009. Saat ini, bila penumpang masih ingin merasakan sensasi berada di dalam Orient Express, bisa memesan Venice Simplon Orient Express dengan rute London-Paris-Venezia (round trip).
***
Referensi:
