Konten dari Pengguna

Pedro Alvares Cabral, Penghubung Portugis dengan India

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kolonialisasi Portugis di wilayah Hemishphere Barat memang tidaklah terlalu besar jika dibandingkan dengan bangsa lain, tetapi prestasi-prestasi yang berhasil mereka capai sebagai navigator dan penjelajah lautan sungguh menakjubkan. Rute perjalanan bangsa Portugis bahkan telah sampai di belahan bumi lain dari wilayah kekuasaannya.

Pada 1499, Raja Portugis menunjuk Pedro Alvares Cabral sebagai komandan sebuah armada yang terdiri dari 13 kapal, dengan membawa 1.200 orang awak kapal. Armada laut Portugis tersebut hendak berlayar menuju wilayah East Indies.

Rute perjalanan yang dipilih Pedro Cabral ternyata terlalu jauh ke barat, sehingga jalur perjalanannya tidak sesuai dengan rute awal yang telah dipilih. Mereka akhirnya masuk ke arus perairan Amerika Selatan, yang merupakan bagian dari Samudra Atlantik. Pedro Cabral dan pasukannya pun terbawa hingga ke pesisir Brazil, yang saat itu belum dikenal oleh bangsa Eropa.

Setelah mengklaim pulau temuannya itu sebagai milik bangsa Portugis, Pedro Cabral lalu menancapkan pengaruhnya yang hingga kini masih dapat dijumpai di Brazil. Ia menyebarkan bahasa Portugis di wilayah itu, sehingga penduduk Brazil dapat menggunakan bahasa tersebut dan bertahan hingga sekarang.

Pedro Cabral melakukan pelayaran ke India dan mendarat di Mozambik. Ia mengklaim wilayah itu sebagai milik Portugis. Mozambik menjadi koloni Portugis hingga tahun 1975. Cabral pun berhasil mencapai Kalikut dan membuat sebuah perjanjian perdagangan untuk pertama kalinya antara Portugis dan India.

Berbeda dengan Pedro Cabral, Juan Rodriguez Cabrillo, yang sebelumnya adalah rekan Pedro Cabral dalam berbagai pelayaran bangsa Portugis, mengubah pengabdiannya. Ia pun melakukan pelayaran untuk kepentingan penguasa Spanyol.

Ketika berada di Hemisphere Barat, ia dikirim oleh penguasa Meksiko, Antonio Mendoza, untuk menjelajahi wilayah Amerika Utara pada 1542. Cabrillo banyak melakukan penjelajahan di wilayah pesisir California Selatan dan menyusuri pesisir Pasifik hingga ke utara dan sampai di Oregon.

Sumber: Prescott, Jerome. 2007. 100 Penjelajah yang Berpengaruh di Dalam Sejarah Dunia. Tanggerang : Karisma

Foto: commons.wikimedia.org