Konten dari Pengguna

Pesona Cleopatra yang Mampu Mengubah Peradaban Dunia

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Patung Cleopatra (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Patung Cleopatra (Foto: Wikimedia Commons)

Salah satu pemimpin dunia di masa lalu yang sangat terkenal karena berhasil mengubah kondisi sebuah peradaban oleh pesonanya adalah Cleopatra (69 SM-30 SM). Kecantikan Cleopatra mampu mengikat dua pemimpin Romawi, yaitu Gaius Julius Caesar dan Marcus Antonius.

Kisah cinta mereka menjadi legenda yang terus tercatat dalam sejarah sebagai salah satu kisah paling berpengaruh, sekaligus tragis, yang mampu mengubah Romawi dan Mesir.

Tetapi tidak semua orang menyukai Cleopatra, terutama orang-orang Romawi. Para penyair Romawi, seperti Virgil dan Horace, menggambarkan Cleopatra sebagai 'ratu liar', yang kejam dan gila asmara. Bagi mereka, Cleopatra tidak benar-benar menunjukkan cintanya, ia memiliki rencana busuk untuk menghancurkan kekaisaran Romawi.

Cleopatra memerintah Mesir bersama saudaranya, Ptolemy XII, sekitar tahun 40-an SM. Namun konflik internal terjadi di Mesir, sehingga Cleopatra diasingkan oleh saudaranya dari Alexandria. Ia lalu secara diam-diam kembali ke ibu kota dan meminta dukungan Caesar untuk mengembalikan kedudukannya sebagai pemimpin Mesir.

Dengan pesona dan kecerdikannya, Cleopatra tidak hanya membuat Caesar jatuh cinta, tetapi juga memastikan pemimpin Romawi itu melancarkan serangan melawan Ptolemy XII. Setelah memenangkan perang, Cleopatra kembali ke takhtanya sebagai Ratu Mesir, didampingi adik bungsunya, Ptolemy XIV.

Cleopatra lalu pergi ke Roma bersama Caesar, yang memberikan sebuah vila mewah bagi dirinya dan anak mereka, Caesarion. Julius Caesar pun membangun sebuah patung emas berbentuk Cleopatra di kuil Venus Genetrix.

Tindakannya itu cukup menimbulkan pertentangan di tengah masyarakat Romawi yang merasa tidak senang dengan pembangunan patung tersebut.

Setelah pembunuhan Julius Caesar, Cleopatra bersama putranya kembali ke Mesir. Diyakini bahwa Cleopatra meracuni Ptolemy XIV agar Caesarion dapat memerintah bersamanya sebagai Ptolemy XV.

Ilustrasi Lukisan Cleopatra (Foto: Pixabay/fotobank68)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lukisan Cleopatra (Foto: Pixabay/fotobank68)

Tidak lama setelah itu, Cleopatra kembali jatuh cinta kepada salah satu pemimpin Romawi, Markus Antonius (Mark Antony). Di tengah sebuah jamuan mewah yang dipersiapkan untuk Mark Antony, Cleopatra menunjukkan cinta yang luar biasa dengan memasukan dua mutiara yang tidak ternilai harganya ke dalam anggurnya, kemudian meminumnya setelah bersulang untuk kesehatan pemimpin Romawi itu.

Sebagai balasannya, Mark Antony memberi Cleopatra wilayah Siprus, Fenesia, Coele-Syria, sebagian Arab, Sisilia, dan Yudea, yang sebelumnya menjadi milik bangsa Romawi. Keputusan pribadi Mark Antony itu membuat bangsa Romawi murka, terutama Gaius Octavian, yang adik perempuannya juga menjadi istri Mark Antony.

Octavian lalu menyatakan perang terhadap Mark Antony dan Cleopatra. Pasangan kekasih itu mengalami kekalahan yang memilukan di Actium, dan keduanya memilih untuk kabur ke Alexandria. Octavian mengejar mereka hingga ke Alexandria, dan Cleopatra menyebarkan kabar bahwa dirinya telah tewas bunuh diri untuk menghindari penangkapan Octavian.

Mark Antony yang tidak mengetahui rencana Cleopatra, mendengar kabar bunuh diri kekasihnya itu. Dalam dukanya, Mark Antony memutuskan untuk menikam dirinya sendiri, dan tewas tanpa mengetahui kebenarannya. Jasad Mark Antony lalu dibawa ke hadapan Cleopatra, dan tidak lama ia pun berhasil ditangkap oleh Octavian.

Pasukan Romawi kemudian menahan Cleopatra dan berencana membawanya ke Roma untuk dipamerkan di depan rakyat. Tetapi Cleopatra enggan melakukan hal itu dan memutuskan bunuh diri.

Menurut beberapa kisah, Cleopatra meninggal setelah digigit oleh ular berbisa yang diselundupkan oleh para pendukungnya dalam sebuah keranjang buah ara.

Pesona Cleopatra yang Mampu Mengubah Peradaban Dunia (2)
zoom-in-whitePerbesar

Foto: commons.wikimedia.org