Konten dari Pengguna

Phayllos, Atlet Terbesar Yunani Kuno yang Melegenda

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi olahraga kuno. | Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi olahraga kuno. | Wikimedia Commons

Pada masa peradaban kuno di Yunani, dikenal sebuah kompetisi olahraga besar yang menyatukan orang-orang kuat di negeri itu. Pagelaran akbar itu dinamakan Pentathlon, terdiri dari cabang olahraga lompat jauh, tolak peluru, gulat, lari cepat 200 yard, dan lempar lembing.

Di antara atlet-atlet yang ikut serta dalam Pentathlon, terdapat satu nama yang telah menjadi legenda selama beabad-abad kompetisi itu diadakan, ia adalah Phayllos dari Crotona.

Phayllos menciptakan prestasinya itu satu abad setelah Milo dari Crotona--atlet besar Yunani yang berhasil mencengangkan dunia, dan dinobatkan sebagai atlet terbaik dunia kuno sepanjang masa.

Ilustrasi olahraga kuno. | Wikimedia Commons

Salah satu prestasi yang dicatatkan oleh Phayllos dalam Pentathlon di wilayah Delphi adalah lompat jauh. Ia mampu memecahkan rekor lompatan sejauh 55 kaki, atau lima kaki melebihi titik mendarat terjauh.

Perlu dipahami, bahwa jarak “kaki” yang dipakai di Dunia Kuno dengan zaman sekarang itu sangat berbeda. Sebagai perbandingan, pertandingan Pentathlon di Delphi menggunakan jarak per kaki kurang lebih 7 inci, sementara di Olympia kurang lebih 12,5 inci. Berarti untuk masa sekarang jarak yang berhasil dicapai Phayllos sejauh 33 kaki.

Namun di Yunani, pertandingan lompat jauh menggunakan beban sekitar empat pon di setiap lengan atlet, dan ancang-ancangnya pun sangat pendek. Sehingga hal yang dilakukan oleh Phayllos termasuk luar biasa untuk ukuran atlet masa sekarang.

Ilustrasi olahraga kuno. | Wikimedia Commons

Prestasi Phayllos lainnya yang membuat namanya sangat terkenal adalah tolak peluru, yang berhasil dipecahkan sejauh 95 kaki. Sama halnya dengan lompat jauh, perbandingan tolak peluru pada masa Phayllos dengan sekarang pun sangat berbeda.

Pada Pentathlon di Delphi, berat peluru yang dipakai sangat bervariasi mulai dari 1,5 kilogram sampai 6,5 kilogram, dengan bentuk yang bervariasi pula, dan terbuat dari batu. Gaya tolak peluru di Yunani pun hanya melibatkan satu langkah ke depan, dan peluru dilempar dalam lengkung vertikal.

Setelah masanya, Phayllos dikenal sebagai salah satu atlet kuno terbesar, bukan hanya di Yunani saja. Penulis-penulis sejarah kuno, seperti Herodotus, Pausanius, dan Zanobius, banyak menceritakan prestasi yang didapat oleh Phayllos, yang akhirnya terkenang hingga sekarang.

***

Referensi:

  • https://olympics.com/