Pulau Buatan Ala Suku Aztec yang Diandalkan untuk Pertanian

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat
Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada masa lampau, suku Aztec adalah kelompok penduduk asli Amerika yang memiliki peradaban kebudayaan tinggi sebelum datangnya kelompok-kelompok imigran Eropa. Salah satu hasil bentuk kemajuan peradaban Aztec di bidang pertanian adalah chinampa.
Untuk meningkatkan pertanian mereka, suku Aztec membangun chinampa yaitu pulau kecil buatan yang dibuat di atas danau air tawar. Chinampa/chinampas lebih menyerupai taman terapung.
Chinampa tersebar di seluruh lembah Meksiko. Para sejarawan mengatakan tanpa keraguan bahwa chinampas merupakan salah satu alasan mengapa pertanian Aztec menjadi terkenal. Jenis-jenis tanaman yang ditanam di chinampas adalah jagung, kacang-kacangan, labu, bayam, tomat, cabai, dan bunga.
Kata chinampa berasal dari kata Nahuatl chinamitl, yang berarti "persegi yang terbuat dari tongkat" dan lokatif Nahuatl, "pan." Untuk membangun chinampa, petak-petak berukuran sekitar 30m x 2,5m dipasang di dasar danau. Kemudian sebuah pagar dijalin di antara tiang-tiang petak itu. Selanjutnya area itu akan dipenuhi lumpur dan tumbuhan.
Pulau apung buatan chinampa yang berbentuk persegi panjang dibuat sejajar dengan yang lain sehingga ada ruang untuk kanal di antara chinampa. Kano pun bisa melewatinya. Kanal-kanal ini tentu saja menjadi irigasi dan menjadi budidaya pertanian lain seperti ikan dan unggas air.
Seringkali pohon willow akan ditanam di sepanjang tepi danau sebagai pagar supaya chinampas lebih stabil. Petak-petak chinampas memiliki tinggi tidak lebih dari beberapa meter di atas permukaan danau.
Chinampa didukung dengan irigasi kompleks dan sistem saluran air yang maju meliputi bendungan, saluran air, dan gerbang. Karena chinampa diairi dengan baik, hasil panen pun sangat tinggi. Mereka bisa 7 kali panen dalam setahun.
Sumber:ancientpages.com
