Pulau Yakushima dengan Keanekaragaman Tanaman Kuno

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat
Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Yakushima adalah satu dari sekian banyak gugusan kepulauan Osumi di Jepang. Yakushima merupaka sebuah pulau kecil dengan luas wilayah kurang lebih 500 kilometer, dengan jumlah penduduk sekitar 15.000 jiwa. Pulau ini terletak di sebelah selatan Pulau Kyushu di Prefektur Kagoshima, Jepang. Titik tertinggi dari pulau ini adalah Miyanoura-dake, dengan ketinggian 1.935 meter di atas permukaan laut, dan Nagata-dake dengan ketinggian 1.886 meter di atas permukaan laut.
Dua gunung ini menyebabkan pulau Yakushima memiliki tingkat kelembapan yang sangat tinggi akibat dari banyaknya uap air di sekitar wilayah tersebut. Ditambah sinar matahari yang masuk tidak dapat sepenuhnya masuk ke dalam hutan-hutan di wilayah gunung itu. Pulau Yakushima menjadi daerah dengan curah hujan paling tinggi di Jepang. Hampir seluruh permukaan pulau Yakushima ditutupi oleh wilayah hutan yang lebat. Pulau ini juga menjadi habitat dari pohon Cryptomeria, yang dikenal oleh masyarakat sekitar dengan nama pohon Sugi, serta tumbuhan Rhododendron.
Pada musim-musim tertentu seperti musim gugur dan musim dingin, pulau Yakushima mengalami cuaca kering, sementara curah hujan tertinggi terjadi pada musim semi dan musim panas. Akibat dari curah hujan yang tinggi setiap tahunnya, air di pulau ini sangat melimpah. Sehingga tidak heran jika pulau Yakushima memiliki keanekaragaman flora dan fauna yang menarik, mulai dari tanaman subarctic yang banyak terdapat di daerah pegunungan, sampai tumbuhan subtropic yang banyak ditemukan di wilayah pesisir.
Ratusan tahun yang lalu, pohon-pohon yang ada di Yakushima banyak ditebangi oleh masyarakat untuk diambil kayunya sebagai bahan untuk membuat pemukiman. Tunggul-tunggul kayu bekas penebangan tersebar dibanyak tempat di pulau itu, tertutup oleh humus dan bekas tumbuhan lain. Tiap-tiap pohon tua di pulau Yakushima memiliki namanya sendiri. Hal itu dilakukan untuk mempermudah pencatatan dan pelestarian pohon-pohon tersebut.
Di sana tumbuh tanaman cedar generasi kedua dan ketiga, bernama Nidai dan Sandai Sugi. Beberapa tumbuhan cedar tertua berumur lebih dari 1000 tahun, yang masuk dalam golongan pohon Yakusugi. Pohon terbesar di sana bernama Jomon Sugi, diperkirakan telah berumur 2100 tahun jika dilihat dari lingkar tahun pada batangnya, dan 7200 tahun jika dilihat dari ukurannya.
Sumber : Riyanto. 2013. Warisan Dunia : Mengenal Sejarah Dunia. Platinum
