Konten dari Pengguna

Rahasia yang Tersisa dari Persaingan Amerika Serikat dan Uni Soviet Menuju Bulan

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pendaratan manusia di bulan. Sumber: Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Pendaratan manusia di bulan. Sumber: Wikimedia Commons

Pernah ada masa di mana dunia diwarnai kabar mengenai persaingan sengit antara dua negara adidaya dalam hal urusan ekspedisi bulan. Kedua negara tersebut adalah Amerika Serikat dan Uni Soviet.

Amerika dan Uni Soviet disebut berlomba-lomba berusaha mewujudkan ekspedisi ke bulan. Seperti yang kita tahu, pada akhirnya Amerika Serikat berhasil membawa astronot mereka, Neil Armstrong, Edwin Aldrin, dan Michael Collins, mencapai bulan menggunakan wahan Apollo pada 20 Juli 1969.

Kendati demikian, sebetulnya Amerika Serikat dan Uni Soviet tidak betul-betul bersaing secara frontal dan terbuka untuk menjadi yang pertama kali mengirimkan manusia ke bulan. Penyebabnya adalah keterbukaan informasi dari kedua belah pihak yang berbeda.

Sumber: Wikimedia Commons

Pada 1961, Amerika Serikat melalui presiden John F. Kennedy sudah mengumumkan bahwa mereka akan mengirimkan manusia ke bulan. Sementara itu, Uni Soviet tidak pernah menyatakan hal demikian meski sebetulnya mereka juga punya misi serupa, bahkan hingga awal 1970-an.

Mengapa Uni Soviet memilih merahasiakan misinya?

Uni Soviet merasa misinya harus dirahasiakan untuk memastikan tidak ada negara lain yang mendahului mereka. Saat Amerika Serikat akhirnya menjadi negara pertama yang mengirim manusia ke bulan, tidak ada yang tahu bahwa Uni Soviet sebetulnya disalip negara rivalnya itu.

Uni Soviet menyatakan bahwa negara mereka lebih tertarik menciptakan satelit dan robot untuk mengeksplorasi bulan. Klaim mereka, mengirim manusia lebih beresiko.

Sumber: Wikimedia Commons

Kendati demikian, sebetulnya informasi mengenai misi rahasia Uni Soviet tidak sepenuhnya terjaga. Buktinya, mantan insinyur NASA, James Oberg, yang bekerja pada 1975 hingga 1997 pernah mengutarakan bahwa ada dua hal yang membuat misi Uni Soviet bisa terbaca.

Pertama, ada banyak kesamaan antara persiapan pendaratan Apollo dengan proyek luar angkasa Uni Soviet. Kedua, pernah ada kosmonot Uni Soviet yang mengakui sendiri bahwa mereka sedang bersaing dengan Amerika Serikat untuk menjadi negara pertama yang mengirim manusia ke bulan.

Sumber: amusingplanet.com, history.com