Konten dari Pengguna

Rosa Bonheur, Pelukis Objek Hewan Termasyhur dalam Sejarah

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rosa Bonheur (Foto: wikimedia)
zoom-in-whitePerbesar
Rosa Bonheur (Foto: wikimedia)

Dikenal sebagai pelukis objek-objek hewan, Rosa Bonheur, dilahirkan di Bordeaux pada 22 Maret 1822, dengan nama Marie Rosalie Bonheur. Ia tercatat sebagai perempuan pertama yang menerima “Cross of the French Legion of Honor” dari pemerintah Prancis.

Saat berusia 7 tahun, Rosa dan keluarganya pindah ke Paris. Di sinilah ia mulai mempelajari cara-cara melukis dengan serius, di bawah bimbingan seniman-seniman terkenal.

Rosa sebenarnya telah diajarkan teknik-teknik dasar melukis oleh ayahnya, Raymond Bonheur, sejak ia masih sangat muda. Sebelum pindah ke Paris, keluarganya mendirikan kelas menggambar di Bordeaux.

Di Paris, Rosa banyak mengunjungi galeri-galeri seni, di mana ia bermaksud untuk meniru, sekaligus mempelajari karya-karya dari seniman besar.

Ketika ibunya wafat pada 1834, Rosa memutuskan untuk berhenti sekolah. Ia memilih untuk merawat adik-adiknya yang saat itu masih terlalu kecil untuk ditinggalkan sendiri.

Waktu luang yang dimiliki Rosa, dimanfaatkan untuk membuat sketsa hewan-hewan di sekitar tempat tinggalnya. Ia pun sering mengenakan pakaian laki-laki ketika berada di luar rumah agar dapat berkeliaran dengan bebas, mengingat saat itu masih banyak peraturan yang membatasi aktivitas perempuan.

Saat berusia 17 tahun, Rosa sudah memperoleh cukup banyak uang dari hasil menjual lukisan-lukisan tiruan yang ia buat di Louvre, dan potret-potret hewan yang menjadi kegemarannya.

Seiring dengan ketenarannya, banyak orang di seluruh Eropa yang mengirimkan kepada Rosa bagian-bagian tubuh hewan untuk dilukis. Hal itu terjadi setelah Rosa mengikuti pameran perdananya di Paris, Royal Salon pada 1841. Di sana, ia menampilkan lukisan-lukisan kambing, domba, dan kelinci yang mendapat sambutan sangat baik.

Salah satu karya terbesar Rosa Bonheur, berjudul Horse Fair membawanya pada puncak ketenaran pada 1853. Lukisannya itu dianggap istimewa karena menampilkan kombinasi warna dan gambar yang dinamis, serta sangat realistis.

Rosa Bonheur tutup usia pada 25 Mei 1899. Karya-karyanya terus dikenang hingga sekarang, dan menjadi inspirasi bagi seniman-seniman yang memfokuskan dirinya pada penggambaran objek-objek hewan.

Sumber : Krystal, Barbara. 2010. 100 Seniman yang Membentuk Sejarah Dunia. Tanggerang : Karisma

Foto : commons.wikimedia.org