Konten dari Pengguna

Sejarah dan Evolusi Jaket Bomber dari Waktu ke Waktu

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dok: Wikimedia Commons.
zoom-in-whitePerbesar
Dok: Wikimedia Commons.

Jaket ini awalnya digunakan untuk keperluan militer Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) pada perang dunia pertama. Pemerintah Amerika diminta oleh Angkatan Udara mereka untuk membuatkan jaket untuk para pilot yang akan berperang.

Akhirnya dirancanglah jaket dengan wrap-around neck dengan lengan yang ketat dan terdapat zip pocket. Rancangan ini tidak asal dibuat, model tersebut dibuat untuk menghangatkan pilot di ketinggian selama berperang.

Dok: Wikimedia Commons

Lambat laun, bukan hanya dalam hal rancangan, pada perang dunia kedua akhirnya seorang pelopor penerbangan di Inggris, Leslie Irvin mengembangkan jaket bomber dari segi bahan. Kala itu jaket bomber untuk pertama kali dibuat dari bahan kulit domba yang berlapis untuk menghangatkan badan para pilot di Royal Air Force. Untuk menambah keunikan, akhirnya dipasang padges dan badges khas angkatan udara.

Pada tahun 70-an atau 80-an, akhirnya jaket bomber bertransformasi menjadi outfit fesyen yang digandrungi. Hal ini dipelopori oleh aktor Tom Cruise yang memakainya dalam film “Top Gun” pada tahun 1986. Lalu, menjadi lebih fashionable lagi ketika menjadi identitas dalam budaya hip-hop pada circa 90-an hingga awal 2000-an.

Foto: Para aktor film "Top Gun" memakai jaket bomber. Dok: Paramount Pictures

Untuk di Tanah Air sendiri, mungkin Anda ingat bagaimana viralnya Presiden Republik Indonesia saat ini, Joko Widodo menggunakan jaket bomber dalam kesempatan beliau berpidato tentang demo sejumlah umat Islam di Jakarta pada November 2016.

Foto: Presiden Jokowi mengenakan jaket bomber saat berpidato. Dok: YouTube/@RCTI

**

Referensi:

  • https://vocal.media/

  • https://www.complex.com/