Templer Way, Jalur Air Sekaligus Trem yang Bersejarah di Inggris

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat
Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Templer Way merupakan jalan setapak yang berfungsi sebagai jalur trem dan jalur air sepanjang 18 mil yang mengikuti rute Haytor Tramway (atau Railway) dan Stover Canal. Dinamai demikian untuk keluarga yang membangun jalur tersebut. Jalur ini pernah digunakan untuk mengangkut granit dari tambang di Haytor ke dermaga di Teignmouth. Bagi pecinta kereta api tua dan kanal tua, rute ini adalah suatu yang wajib dikunjungi.
Jalur trem Templer Way sudah lama tidak digunakan, uniknya jalur relnya dibuat dari granit dan bukan logam besi baja. Jalur ini digunakan juga sebagai gerobak biasa di kedua ujung perjalanan. Gerobak penuh ditarik dengan kuda. Sistem jalur trem memiliki serangkaian titik yang disebut switchstones, yang dikendalikan oleh perangkat switching berbentuk baji.
Gerbong trem terbuat dari kayu tapi ada pula yang menyatakan terbuat dari besi. Namun, kini semua telah hilang. Jalur rel trem terhubung ke kanal pada tahun 1850 di bagian sisinya yang berakhir di Ventiford Basin.
Kanal yang relatif pendek ini awalnya dibangun untuk mengangkut tanah liat ke pantai, untuk digunakan dalam industri keramik di berbagai daerah di Inggris. Kanal dibangun lebih dahulu daripada jalur trem pada tahun 1792 dan digunakan sampai awal 1940-an.
Hal unik dari kanal ini adalah salah satu pintu air yang berada di tengah-tengah yang disebut Graving Lock. Uniknya, kanal memiliki dermaga di satu sisi dan mampu digunakan sebagai dok kering untuk perbaikan kapal saat air sedang kosong. Ada total lima pintu di kanal sepanjang 1,7 mil ini.
Apabila menelusuri jalan dan jalur trem yang dibangun dari keluarga Templer ini di tengah perjalanan kita akan menjumpai bekas halaman Stover House, yaitu rumah keluarga Templer. yang membangun Stover Canal dan Tramway. Di sekitar titik tengah jalan, Anda dapat melihat bekas halaman Stover House, rumah keluarga Templer.
Saat ini sebagian besar kanal tidak terendam air. Pecahnya tanggul pada tahun 1951 membuat banyak air terkuras. Saat ini, organisasi masyarakat setempat sedang mencoba memulihkan seluruh kanal.
Sumber: atlasobscura.com
