Konten dari Pengguna

Terinspirasi Guglielmo Marconi, Edwin Armstrong Sukses Menciptakan Radio FM

Potongan Nostalgia

Potongan Nostalgia

#PotonganNostalgia || Mari bernostalgia! Menjelajah apa yang sudah mulai terlupakan, atau bahkan belum sempat diingat

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber: Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
Sumber: Wikimedia Commons

Edwin Howard Armstrong (1890 – 1954) adalah seorang penemu dan salah satu insinyur hebat abad ke-20 dari Amerika. Ia terkenal karena mengembangkan teknologi untuk FM (modulasi frekuensi) radio. Armstrong memenangkan banyak paten atas penemuannya dan dilantik ke dalam National Inventors Hall of Fame pada tahun 1980.

Armstrong lahir di New York pada tanggal 18 Desember 1890. Ia adalah putra dari John dan Emily Armstrong. Ayahnya adalah seorang karyawan Oxford University Press, sedangkan ibunya bekerja di Gereja Presbiterian.

Sumber: Wikimedia Commons

Armstrong baru berusia 11 tahun ketika Guglielmo Marconi membuat transmisi radio trans-Atlantik pertama. Karena terpesona oleh Marconi, Armstrong muda mulai mempelajari radio dan membuat peralatan nirkabel buatan sendiri, termasuk antena setinggi 125 kaki di halaman belakang orangtuanya.

Ketertarikannya pada sains dan teknologi membawa Armstrong ke Universitas Columbia, di mana dia belajar di Laboratorium Hartley sekolah dan membuat kesan yang kuat pada beberapa profesornya. Ia menyelesaikan kuliahnya pada tahun 1913 dengan gelar di bidang teknik elektro.

Pada tahun yang sama ia lulus, Armstrong kemudian menemukan sirkuit regeneratif. Amplifikasi regenerasi bekerja dengan memberi makan sinyal radio yang diterima melalui tabung radio 20.000 kali perdetik, meningkatkan kekuatan sinyal radio yang diterima dan memungkinkan siaran radio memiliki jangkauan yang lebih besar. Pada tahun 1914, Armstrong dianugerahi paten untuk penemuan ini.

Sumber: Wikimedia Commons

Armstrong paling dikenal karena menemukan modulasi frekuensi, atau radio FM pada tahun 1933. Sebelumnya, radio modulasi amplitudo (AM) sangat rentan terhadap gangguan yang kemudian mendorong Armstrong untuk menyelidiki masalah ini sejak awal. Dia melakukan eksperimennya di ruang bawah tanah di Philosophy Hall Universitas Columbia. Pada tahun 1933, Armstrong menerima paten AS 1.342.885 untuk "Metode Menerima Radio Osilasi Frekuensi Tinggi".

Perlu diketahui, Armstrong bukanlah satu-satunya yang bereksperimen dengan teknologi semacam itu. Ilmuwan di Radio Corporation of America (RCA) juga pernah menguji teknik modulasi frekuensi untuk meningkatkan transmisi radio.

Sumber: thoughtco.com