Zachary Taylor, Presiden AS yang Diduga Meninggal karena Overdosis Buah Ceri
Tulisan dari Potongan Nostalgia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zachary Taylor, lahir di Barboursville, Virginia, Amerika Serikat pailda 24 November 17841 adalah pimpinan militer Amerika dan Presiden Amerika Serikat ke-12, dengan masa jabatan selama satu tahun dari tahun 1849 hingga meninggalnya pada tahun 1850.
Sebelum menjadi presiden Taylor merupakan seorang pimpinan militer Amerika. Ia berasal dari partai Whig dan didampingi oleh Millard Fillmore sebagai wakil presiden.
Pada tahun 1848, ia dicalonkan sebagai presiden. Taylor memenangkan pemilihan presiden di wilayah bagian New York. Hal ini dianggap istimewa, karena pada saat itu negara bagian New York sedang terpecah-belah. Zachary Taylor berhasil memenangkan pemilihan presiden tahun 1848.
Pada tanggal 9 Juli tahun 1850, hanya setelah 16 bulan menjabat, Presiden Amerika Serikat saat itu, Zachary Taylor meninggal. Penyebab pasti kematiannya masih diperdebatkan oleh beberapa sejarawan.
Pada Fourth of July yang terik di Washington, D.C., Taylor menghadiri perayaan di tempat yang baru didedikasikan di mana Monumen Washington akan didirikan. Menurut beberapa sumber, Taylor menelan banyak buah ceri dan es susu sebelum kemudian ia kembali ke Gedung Putih, di mana dia memuaskan dahaga dengan beberapa gelas air.
Wabah kolera, penyakit mematikan yang disebabkan oleh bakteri, sering terjadi selama bulan-bulan musim panas di Washington yang panas dan lembab selama tahun 1800-an, ketika sistem pembuangan limbah masih mekhawatirkan.
Bakteri tersebut kemungkinan besar ada di air atau es susu yang diminum Taylor, meskipun sumber lain menyatakan bahwa Taylor meninggal karena gastroenteritis yang disebabkan oleh buah ceri yang sangat asam yang dikombinasikan dengan susu segar.
Sementara beberapa sumber lainnya menduga kematian Taylor disebabkan keracunan makanan atau demam tifoid. Taylor yang seorang pahlawan dari Perang Meksiko, menentang pemisahan diri dan bersumpah untuk secara pribadi memimpin serangan militer terhadap negara mana pun yang mengancam untuk memisahkan diri dari Union.
Taylor meninggal pada malam hari tanggal 9 Juli, setelah empat hari menderita gejala yang meliputi kram parah, diare, mual, dan dehidrasi. Dokter pribadinya menyimpulkan bahwa dia telah meninggal karena kolera morbus, infeksi bakteri pada usus kecil. Wakil presidennya, Millard Fillmore, dilantik sebagai presiden baru keesokan harinya.
**
Referensi:
https://www.history.com/
https://www.britannica.com/

