LIMBARA: Inovasi Pupuk Kompos dari Limbah Baglog Jamur Lingzhi

Kelompok Penelitian Mahasiswa
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari UKM KPM UMY tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tim Pelaksana Young Sustainable Initiative Unit Kegiatan Mahasiswa Kelompok Penelitian Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta bersama dengan Kelompok Wanita Tani, perangkat desa dan masyarakat kelurahan Dlingo, Bantul pada selasa, 4 Juli 2026 bertempat di halaman BUMDes bersama-sama membuat pupuk kompos organik dari limbah baglog jamur Lingzhi. Kegiatan ini adalah salah satu wujud nyata capaian program pengembangan kemampuan masyarakat yaitu LIMBARA (Limbah Bernilai dan Ramah Lingkungan) dengan memanfaatkan limbah baglog jamur Lingzhi sebagai bahan utama campuran pupuk kompos organik.
Program LIMBARA (Limbah Bernilai dan Ramah Lingkungan) dirancang sebagai solusi dari permasalahan lingkungan kelurahan Dlingo, Bantul akibat penumpukan limbah baglog jamur Lingzhi pasca panen. Dengan menerapkan konsep 3R pada poin Recycle melalui memanfaatkan kembali serbuk baglog menjadi pupuk kompos organik yang memiliki nilai jual serta bermanfaat bagi masyarakat.
Pembuatan Pupuk kompos organik yang kemudian dicampurkan dengan larutan bakteri EM4 pertanian, penambahan bakteri ini mendorong masa fermentasi yang cenderung lebih cepat yaitu 14 hingga 21 hari untuk siap digunakan oleh petani.. Melalui pengadaan pembuatan pupuk kompos, masyarakat bukan hanya menghasilakan produk berupa pupuk organik ataupun media tanam, namun kian mendorong penyelesaian permasalahan lingkungan akibat penumpukan dari sisa limbah baglog yang tidak dimanfaatkan sebelumnya.
Hasil akhir dari kegiatan ini ialah pembagian pupuk kompos organik kepada kelompok masyarakat yang telah mengikuti program pembuatan pupuk bersama. Salah seorang peserta dari kelompok wanita tani (KWT) Mekar Arum, Padukuhan Pakis 2, memberikan tanggapannya pasca terlaksananya kegiatan pembuatan pupuk limbah baglog. "Sangat seru!! Senang karena baru tau ternyata limbah baglog bisa dibuat pupuk dan media tanam jadi dapat pengalaman serta menambah pengetahuan baru, sehingga dapat manfaat yang nantinya berguna buat macam-macam tanaman sayur". Harapannya dengan berjalannya kegiatan LIMBARA ialah tercapainya pengelolaan limbah baglog ramah lingkungan dengan menjamin manfaat yang berkelanjutan
