Konten dari Pengguna

Optimalisasi Produk Lokal Olahan Sawo Dlingo oleh Tim PPK Ormawa UKM KPM UMY

UKM KPM UMY

UKM KPM UMY

Kelompok Penelitian Mahasiswa

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari UKM KPM UMY tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Optimalisasi Produk Lokal Olahan Sawo Dlingo oleh Tim PPK Ormawa UKM KPM UMY
zoom-in-whitePerbesar

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Unit Kegiatan Mahasiswa Kelompok Penelitian Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UKM KPM UMY) melaksanakan kegiatan Breakdown Produk Swadaya yang bertempat di Ruang Aula Desa Dlingo (04/08). Kegiatan ini dihadiri oleh Kelompok Usaha Sawo Berdaya (Swadaya), selaku kelompok sasaran utama.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi dan meningkatkan kualitas produk olahan sawo di Desa Dlingo. Evaluasi berfokus pada aspek pengemasan, daya tahan, tampilan visual, dan daya tarik produk di mata konsumen. Kegiatan ini menggunakan metode Evaluation Based Learning (EBL), yaitu evaluasi kekurangan produk disertai inovasi, pelatihan, dan pendampingan oleh praktisi kepada kelompok sasaran dan warga desa.

Kegiatan Breakdown Produk Swadaya berjalan dengan lancar dan kondusif. Kegiatan diawali dengan pemaparan materi oleh saudara/i Bian dan Nabil, perwakilan dari Tim PPK Ormawa UKM KPM UMY dan dilanjutkan dengan sesi Focus Group Discussion (FGD) yang dipimpin oleh saudara Uzhma. Dalam Focus Group Discussion (FGD) tersebut, Tim PPK Ormawa UKM KPM bersama Kelompok Swadaya membedah satu per satu produk olahan sawo, yaitu dodol sawo, pie sawo, dan selai sawo. Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) berjalan dengan aktif dan mendapatkan antusiasme tinggi dari kelompok sasaran.

Salah satu anggota Kelompok Swadaya, Ibu Atik, turut memberikan komentarnya usai kegiatan. "Dengan adanya breakdown produk sawo ini, ke depannya semoga bisa berjalan dengan lancar, bisa meningkatkan produk UMKM di Desa Dlingo, dan bisa go internasional," ujar beliau penuh harap. Kegiatan Breakdown Produk Swadaya diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membantu kelompok sasaran dalam meningkatkan kualitas produknya agar mampu bersaing di pasaran.