Produksi Olahan Sawo: Mengemas Potensi Buah Sawo Lokal ke Berbagai Produk

Kelompok Penelitian Mahasiswa
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari UKM KPM UMY tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Unit Kegiatan Mahasiswa Kelompok Penelitian Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UKM KPM UMY) bersama Kelompok Usaha Sawo Berdaya (Swadaya) kembali melanjutkan rangkaian kegiatan dari Program Kethok Sawo yaitu Produksi olahan sawo yang bertempat di rumah Produksi Swadaya, Desa Dlingo, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul (13/08).
Program Kethok Sawo merupakan program yang dirancang oleh Tim PPK Ormawa UKM KPM UMY dalam rangka mengangkat potensi buah sawo lokal menjadi produk bernilai tambah tinggi. Kegiatan produksi ini merupakan kegiatan kedua dari program Kethok Sawo, setelah sebelumnya melakukan kegiatan breakdown produk. Kegiatan ini merupakan kegiatan produksi olahan sawo berskala besar dan siap untuk dipasarkan secara offline maupun online. Beberapa olahan yang diproduksi meliputi dodol sawo, pie sawo, dan selai sawo.
Proses produksi melibatkan anggota Kelompok Swadaya secara aktif, mulai dari persiapan alat dan bahan baku, pengolahan, dan pengemasan produk. Tim PPK Ormawa UKM KPM UMY berperan dalam mendampingi dan membantu dalam proses produksi. Selain itu, Tim PPK Ormawa UKM KPM UMY juga memberikan pendampingan teknis terkait teknik pengolahan dan pengemasan yang menarik dapat konsumen. Dosen Pendamping Lapangan, Prof. Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P., IPM., ASEAN.Eng turut hadir dan membersamai Tim PPK Ormawa UKM KPM UMY dalam proses produksi olahan sawo.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan olahan sawo dapat menjadi salah satu produk unggulan desa yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Produksi skala besar yang dilakukan tidak hanya bertujuan memenuhi permintaan pasar, tetapi juga menjadi langkah awal menuju kemandirian usaha masyarakat berbasis potensi lokal.
