Konten dari Pengguna

Bukit Bintang: Pesona Malam Hari Yogyakarta di Atas Awan

Prameta Indah Lestari

Prameta Indah Lestari

Seorang Mahasiswa Sastra Arab Universitas Gadjah Mada

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Prameta Indah Lestari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pesona Bukit Bintang di malam hari (Foto: Revan Rizky)
zoom-in-whitePerbesar
Pesona Bukit Bintang di malam hari (Foto: Revan Rizky)

Yogyakarta yang merupakan kota istimewa ini tak habis-habisnya memiliki cerita pesona alam yang begitu memukau para wisatawan dalam negeri maupun luar negeri. Mulai dari banyaknya pantai yang tersebar, candi-candi, hingga pesona alam pada daerah perbukitan.

pesona lampu perkotaan layaknya bintang yang bertebar (Foto: Nurul Dwi Handayani)
zoom-in-whitePerbesar
pesona lampu perkotaan layaknya bintang yang bertebar (Foto: Nurul Dwi Handayani)

Bukit Bintang jogja merupakan salah satu objek wisata yang terletak di tepi jalan bukit Patuk Kabupaten Gunungkidul yang menghubungkan kota Jogja dengan Wonosari. Nama asli dari bukit ini yaitu Bukit Hargodumilah. Pasti dari kamu bertanya-tanya kenapa bukit ini disebut Bukit Bintang. Jadi, alasan disebut Bukit Bintang karena kita dapat menikmati suasana kota Jogja dari atas bukit ini pada malam hari dengan melihat pesona keindahan lampu perkotaan yang bertebaran banyak seperti bintang-bintang yang ada di langit. Memang, waktu yang paling tepat untuk menikmati pesona di Bukit Bintang yaitu saat sore menjelang malam, keindahan senja seakan menambah kesan romantis.

Perjalanan menuju Bukit Bintang ini cukup mudah dan menyenangkan. Kala itu, kami menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor, membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua jam dari pusat kota Yogyakarta untuk sampai ke Bukit Bintang. Sejuknya angin sore diiringi rintik hujan benar-benar kami rasakan ketika menelusuri jalan menuju ke arah Wonosari.

Bukit Bintang di sore hari yang diselimuti kabut (Foto: Prameta Indah Lestari)

Bukit bintang ini juga menjadi salah satu tempat nongkrong favorit para anak muda untuk menghilangkan penat mereka dari banyaknya tugas sebagai pelajar. Bagi mereka objek wisata ini menjadi pilihan yang cocok untuk healing. Sesampainya di sana, kamu akan disuguhi aneka ragam kuliner yang akan siap memuaskan rasa lapar kamu dari banyaknya cafe yang telah disediakan.

Untuk menikmati pemandangan indah dari salah satu cafe tersebut, kamu tidak akan dikenakan biaya tiket masuk melainkan hanya biaya parkir saja. Saat itu, untuk parkir motor sendiri kami dikenakan biaya sebesar Rp.10.000. Kamu tidak perlu khawatir apabila membawa uang pas-pasan ke sana. Dengan mengantongi Rp. 50.000 kamu sudah dapat menikmati pesona kota Jogja dari atas bukit, juga dapat menikmati sajian kuliner seperti kopi, jagung bakar, dan angkringan lain pada warung-warung kecil di tepi jalan dengan harga yang terjangkau.

Nah, itu tadi sedikit gambaran mengenai pesona alam kota jogja dari atas Bukit Bintang. Apabila kamu tertarik untuk mengunjungi Bukit Bintang di Jogja, pastikan cuacanya cerah untuk dapat menikmati pesona senja dan lampu-lampu perkotaan yang nampak indah. Bukit Bintang ini menjadi objek wisata yang sangat cocok bila digunakan untuk nongkrong sambil ngobrol bersama teman-teman atau keluarga.