Konten dari Pengguna

Bahasa Indonesia Kian Mendunia

Prasetyo Sarwono

Prasetyo Sarwono

Pembicara/Pemateri Profesional Bidang Peningkatan Kualitas Kerja, Personality Development Consultant, Kreator Konten dan Youtuber.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Prasetyo Sarwono tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Bahasa Indonesia, Doc Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bahasa Indonesia, Doc Pribadi

Bahasa Indonesia memiliki sejarah panjang dan kompleks sebagai bahasa nasional dan bahasa persatuan di Indonesia. Bahasa Indonesia berasal dari bahasa Melayu, yang telah digunakan sebagai bahasa perantara (lingua franca) di kepulauan Nusantara sejak abad ke-7. Pada masa kolonial Belanda, bahasa Melayu mulai digunakan lebih luas sebagai bahasa komunikasi antar etnis.

Pada tahun 1928, tepatnya pada tanggal 20 Oktober 1928, saat Kongres Pemuda II diselenggarakan bahasa Indonesia ditetapkan sebagai bahasa persatuan bagi bangsa Indonesia. Setelah Indonesia merdeka pada 1945, bahasa Indonesia secara resmi menjadi bahasa nasional dan bahasa resmi negara.

Bahasa Indonesia digunakan dalam pemerintahan, pendidikan, hukum, dan komunikasi resmi. Bahasa Indonesia berperan sebagai bahasa persatuan yang menghubungkan berbagai etnis dan budaya di Indonesia, memfasilitasi komunikasi antar bangsa dan antar etnis. Bahasa Indonesia yang kian berkembang menambah kosakata baru untuk mengakomodasi kebutuhan komunikasi dalam berbagai bidang seperti teknologi, ilmu pengetahuan, dan budaya. Oleh sebab itu, Bahasa Indonesia secara resmi digunakan dalam pendidikan, pemerintahan, media massa dan berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Peran Bahasa Indonesia Di Tingkat Internasional

Bahasa Indonesia saat ini juga memiliki peran dalam diplomasi dan kerja sama internasional. Bahasa Indonesia telah menjadi bahasa resmi badan dunia, khususnya di Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO). Ini merupakan keputusan bersejarah yang diumumkan pada November 2023.

Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi ke-10 dalam Konferensi Umum UNESCO, bersama dengan enam bahasa resmi PBB (Inggris, Arab, Mandarin, Prancis, Spanyol, Rusia) dan tiga bahasa lainnya (Hindi, Italia, Portugis). Bahasa Indonesia dapat digunakan dalam forum sidang dan dokumen-dokumen Konferensi Umum UNESCO yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Pengakuan ini memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional dan membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan, kebudayaan, dan ilmu pengetahuan. Pengakuan UNESCO mendorong lebih banyak orang di seluruh dunia untuk mempelajari bahasa Indonesia dan memperkuat hubungan antara Indonesia dan negara-negara lain.

Bahasa Indonesia Populer Dikalangan Muda Dunia

Bahasa Indonesia saat ini memang kian populer di kalangan anak muda di seluruh dunia. Beberapa alasan mengapa bahasa Indonesia banyak digemari, dikarenakan Indonesia memiliki populasi terbesar ke-4 di dunia yang membuat bahasa Indonesia layak menjadi bahasa Internasional. Bahasa Indonesia diajarkan sebagai mata kuliah di sejumlah kampus di dunia, seperti Universitas London, Cornell University, dan University of Sydney.

Dengan jumlah penduduk yang besar dan letak wilayah yang strategis, Indonesia merupakan negara dengan potensi ekonomi yang cukup besar di kawasan Asia Tenggara dan dunia. Pun Bahasa Indonesia memiliki tata bahasa yang sederhana dengan tingkat kesalingpahaman yang cukup tinggi. Bahasa Indonesia dipelajari di sekitar 56 negara dan 222 lembaga bahasa di dunia, baik secara formal maupun non-formal.

Sebagai contoh Bahasa Indonesia menjadi pelajaran wajib di beberapa sekolah di Australia. Beberapa universitas di Jepang membuka jurusan Bahasa Indonesia karena hubungan persahabatan Indonesia-Jepang yang erat. Banyak pula tempat kursus Bahasa Indonesia di Kanada karena meningkatnya pekerja Indonesia di negara tersebut. (PS)