Bukan Main! Larry Ellison Relakan Rp 403 Triliun Demi Akuisisi Perusahaan Ini

Konten dari Pengguna
24 Desember 2021 16:16
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Profil Orang Sukses tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Bukan Main! Larry Ellison Relakan Rp 403 Triliun Demi Akuisisi Perusahaan Ini (7214)
zoom-in-whitePerbesar
Larry Ellison | Foto: Getty Images
ADVERTISEMENT
Pertama kalinya dalam sejarah, Larry Ellison sebagai pendiri Oracle Corporation mengeluarkan dana USD 28,3 miliar atau Rp 403 triliun demi mengakuisisi perusahaan lain.
ADVERTISEMENT
Ia telah memimpin Oracle, sebuah perusahaan teknologi perangkat lunak di Texas selama 44 tahun lamanya. Namun dalam jangka waktu tersebut, ia tidak pernah mengeluarkan dana sebesar itu.
Pengumuman Oracle yang mengakuisisi perangkat lunak medis Cerner dengan harga tersebut menjadi momen besar dalam sejarah industri yang Ellison jalani puluhan tahun itu.
Sebelumnya, Oracle sempat membeli perusahaan di tahun 2005 namun hanya mengeluarkan uang senilai USD 1 miliar saja. Di tahun 2009, ia membayar USD 4,7 miliar untuk Sun Microsystem hingga disebut sebagai perusahaan "sistem terintegrasi".
Pembelian terbesar Ellison untuk perusahaan terjadi pada tahun 2004 ketika ia bersaing sengit mendapatkan PeopleSoft dengan harga USD 10,3 miliar.
Kini ia berambisi untuk mendapatkan Cerner dengan harga hampir 3 kali lipat dari pembeliatan PeopleSoft saat itu. Ellison telah membangun Oracle menjadi perusahaan ternama dengan pertumbuhan kapitalisasi pasar tinggi.
Bukan Main! Larry Ellison Relakan Rp 403 Triliun Demi Akuisisi Perusahaan Ini (7215)
zoom-in-whitePerbesar
Logo perusahaan software Oracle asal Amerika Serikat. Foto: Oracle
“Jika kesepakatan ini (dengan Cerner) diselesaikan, itu bisa menandai kembalinya aktivitas akuisisi agresif Oracle selama waktu itu, di mana perusahaan secara efektif menggulung ruang aplikasi client-server lama,” tulis analis di Stifel, dikutip dari CNBC International, Jumat (24/12).
ADVERTISEMENT
Kali ini yang berbeda adalah sektor perusahaan yang di akuisisi. Cerner, yang didirikan pada 1979, dua tahun setelah Ellison menciptakan Oracle, adalah penyedia teknologi rekam medis elektronik terbesar kedua.
Cerner menyediakan fasilitas rumah sakit dan medis menggunakan perangkat lunak sehingga dokter dan staf dapat berbagi data pencitraan, laporan pasien, dan resep dengan cara yang aman.
Meskipun terjadi penurunan nilai saham Oracle pada Senin (20/12), transaksi terjadi di tengah optimisme Wall Street yang dihidupkan kembali terhadap Oracle. Pada 10 Desember, laporan pendapatan saham Oracle melonjak 16%. Tahun ini, sahamnya naik 42%, menggandakan keuntungan di S&P 500, dan mencapai rekor minggu lalu.
Larry Ellison memang dikenal sebagai sosok ambisius dan optimis untuk menggapai apa yang ia inginkan. Meski tumbuh besar sebagai anak miskin dan tidak dianggap ada oleh ayah angkatnya, ia membuktikan pada dunia mimpinya ini ada untuk diwujudkan.
ADVERTISEMENT