Konten dari Pengguna

Cabut dari Stanford untuk Dirikan Startup, Ryan Breslow Kini Jadi Miliarder Muda

Profil Orang Sukses

Profil Orang Sukses

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Orang Sukses tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi startup.
zoom-in-whitePerbesar

Ryan Breslow adalah CEO Bolt, sebuah perusahaan startup teknologi. Dia mengejar minatnya dalam ilmu komputer dan bersama dengan Eric Feldman ikut mendirikan divisi layanan keuangan Bolt.

Dia bekerja di Bolt, penyedia layanan yang membantu pengecer online meningkatkan pengalaman pembayaran mereka agar mencapai pembayaran online yang sempurna.

Startup itu sejauh ini telah mengumpulkan USD 90 juta dalam pendanaan. Prestasi Ryan juga telah diakui oleh Forbes yang masuk dalam jajaran kaum miliarder termuda dengan kekayaan bersih USD 2 miliar atau Rp 29,6 triliun. Ryan Breslow saat ini adalah CEO sebuah perusahaan dengan lebih dari 150 pekerja di Salt Lake City dan San Francisco.

Breslow sebelumnya telah bekerja di berbagai bidang dan spesialisasi. Sejak usia muda, ia sudah sangat antusias di ranah ilmu komputer.

Namun, ia sempat keluar dari Stanford University pada tahun 2014 untuk meluncurkan startup pembayaran Bolt itu. Pada Januari 2022 ia mengundurkan diri sebagai CEO untuk menjadi Ketua Eksekutif.

Breslow telah mengumpulkan USD 1,3 miliar untuk Bolt, termasuk USD 355 juta pada Januari 2022, yang membuat nilai perusahaan sebesar USD 11 miliar.

Bolt telah menarik investor seperti BlackRock, General Atlantic, dan SAP dengan menjanjikan pembayaran bergaya Amazon kepada jutaan pengecer online.

Pria berusia 27 tahun ini merupakan pemenang tantangan Rencana Bisnis Herald dan juga telah mencapai banyak prestasi. Ryan antusias sejak remaja dan mulai bekerja bersama di beberapa organisasi saat masih di sekolah menengah. Dia membuat satu halaman web bisnis internet.

Ryan mulai mengejar karier profesionalnya pada tahun 2018 saat menjadi Bag Boy di Publix. Dia memperpanjang pekerjaannya di Publix dari 2018 hingga 2011. Setelah itu, dia mendirikan "destination the hard way" dan menjadi CEO organisasi.

Dia mencari situasi yang sama dari Desember 2012 hingga Februari 2014. Kemudian dia menjadi bagian awal dan peneliti penelitian di Stanford Bitcoin Group.

Dari sana, ia menjadi mentor di Stanford-StartX yang dia jalani dari 2015 hingga 2019. Hal ini adalah pekerjaan yang paling banyak dilakukan dalam hidupnya. Adapun sejumlah startup yang ia dirikan termasuk The Movement (Februari 2021), Eco (tahun 2018), dan Bolt (tahun 2015).