Konten dari Pengguna

Didiagnosis Tidak Bisa Bicara, Anak Usia 8 Tahun Ini Sukses Jadi Youtuber Tajir

Profil Orang Sukses

Profil Orang Sukses

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Orang Sukses tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anastasia Radzinskaya (Instagram/@likenastya)
zoom-in-whitePerbesar
Anastasia Radzinskaya (Instagram/@likenastya)

Saat lahir, Anastasia Radzinskaya didiagnosis dokter tidak bisa berbicara untuk selamanya. Namun, berbanding terbalik dengan perkiraan dokter, anak itu kini lancar berbicara bahkan sukses menjadi youtuber dengan penghasilan selangit.

Anastasia Radzinskaya, bocah asal Rusia rajin membuat konten melalui youtubenya. Selayaknya anak berusia delapan tahun, konten youtubenya tidak jauh dari dunia bermain, bernyanyi atau membahas mainan.

Melalui konten video tersebut, Anastasia Radzinskaya telah mengumpulkan pundi-pundinya sejak kecil, bahkan termasuk sebagai youtuber dengan pendapatan tertinggi di dunia. Mengutip Newshub, Selasa (15/02), pada 2021 pendapatan Anastasia sudah mencapai USD 40 juta atau sekitar Rp 571 miliar.

Kini nama Anastasia Radzinskaya masuk dalam daftar Youtuber terkaya versi Forbes bersama youtuber-youtuber besar lain seperti MrBeast, Jake Paul, Markipiler.

Anastasia sendiri berada di peringkat keenam sebagai youtuber paling tajir tahun 2021. Pendapatannya naik USD 28 juta dari tahun sebelumnya. Akun youtubenya yang bernama Like Nastya itu kini sudah memiliki 86,7 juta pengikut. Ia juga punya 11 saluran Youtube lainnya dan bila ditotalkan jumlah subscribernya mencapai 260 juta.

Selain dari Youtube, kekayaan anak ini juga diperoleh dari iklan, merchandise juga koleksi NFT miliknya.

Anastasia Radzinskaya (Instagram/@likenastya)

Sempat Didiagnosis Cerebral Palsy

Anastasia adalah anak kelahiran Januari 2014. Saat lahir, ia didiagnosis cerebral palsy dan dokter memperingati kedua orang tuanya bahwa Anastasia kemungkinan tidak dapat berbicara.

Saat itu ibu Anastasia mendapat pemasukan dari bisnis salon pengantin miliknya. Kurang lebih pendapatannya adalah Rp 57 juta per bulan. Sementara sang ayah memiliki perusahaan konstruksi yang lebih menghasilkan profit, tapi kurang stabil.

Akhirnya pada 2015, kedua orang tua Anastasia memutuskan untuk menjual perusahaannya dan berfokus untuk mengembangkan kanal Youtube Like Nastya. Hal ini mereka lakukan untuk mendorong Anastasia agar terus berbicara, berjalan dan bermain selayaknya anak biasa.

Seiring berjalannya waktu, para dokter kemudian menyatakan bahwa diagnosis terhadap Anastasia itu salah. Walau demikian, orang tua Anastasia tetap melanjutkan channel Youtube tersebut hingga bisa meledak hingga saat ini.

Konten-konten milik Anastasia tak jarang selalu populer terutama untuk kalangan anak kecil. Untuk itu tidak heran lagi bila pendapatannya melalui channel Youtube bisa mencapai angka miliaran rupiah. Bahkan money.co.uk melansir, pendapatan Anastasia 265 kali lebih tinggi dari gaji rata-rata di Rusia.