Bisnis
·
22 September 2020 11:56

Indra, Bos Pepsi Berharta Ratusan Miliar yang Dulunya Resepsionis Penginapan

Konten ini diproduksi oleh Profil Orang Sukses
Indra, Bos Pepsi Berharta Ratusan Miliar yang Dulunya Resepsionis Penginapan (21334)
Indra Nooyi (Foto: Beverage Daily)
Wanita seringkali mendapat label sebagai salah satu gender yang kurang bisa memberi pengaruh dalam masyarakat. Namun, hal itu ditampik keras-keras dengan segudang prestasi yang dimiliki oleh Indra Krishnamurthy Nooyi.
ADVERTISEMENT
Ia adalah mantan bos PepsiCo, perusahaan makanan dan minuman terbesar keempat di dunia selama 12 Tahun. Nooyi digantikan Ramon Laguarta untuk menduduki posisi tersebut pada tahun awal tahun 2019. Sejak itu sampai sekarang, Nooyi menjabat sebagai Dewan Direksi Amazon.
Keberhasilannya membawa PepsiCo menjadi salah satu perusahaan terbesar di dunia membuat Nooyi menduduki peringkat ke-4 sebagai wanita paling berpengaruh di dunia versi majalah Forbes. Tentu saja, seperti cerita tokoh inspiratif lainnya, Nooyi tidak mencapai itu dengan mudah.
Nooyi lahir pada 28 Oktober 1955 di Tamil Nadu, India. Ayahnya bekerja sebagai pegawai bank, sedangkan ibunya mengasuh dirinya dan adik perempuannya.
Tumbuh dari keluarga kelas menengah, Nooyi dapat bersekolah hingga mendapat gelar sarjana di bidang Fisika, Kimia dan Matematika dari Madras Christian College pada tahun 1974.
ADVERTISEMENT
Setelah itu, Nooyi mengambil S2 keuangan dan pemasaran di Indian Institute of Management. Menurut pengakuan teman kuliahnya, Nooyi bukanlah tipikal mahasiswa yang cemerlang. Ia malah terlihat sebagai mahasiswa yang biasa-biasa saja saat belajar di kampus,.
Setelah lulus S2, Nooyi langsung fokus meniti karier. Ia kemudian bergabung dengan Johnson and Johnson (J&J) di Mumbai sebagai manajer produk. Tidak lengkap rasanya jika seorang Nooyi tidak meninggalkan prestasi dari tempatnya bekerja.
Selama bekerja di J&J, Nooyi sukses melakukan peluncuran pembalut wanita bermerek Stayfree. Pada saat itu, ia sudah dianggap sebagai salah satu wanita berpengaruh di India.
Namun, Nooyi tidak puas dengan karirnya itu. Ia kemudian membujuk orang tuanya untuk mengizinkannya belajar di Yale Management School di Amerika.
ADVERTISEMENT
Meski Nooyi harus berjuang melawan pandangan orang tuanya yang berasal dari budaya konservatif masyarakat India, pada akhirnya ia memperoleh gelar Master dalam manajemen publik dan swasta pada tahun 1978.
Saat belajar di Yale itulah, Nooyi mendapat pengalaman yang menjadi momen dirinya bisa mempercayai diri sendiri. Selama kuliah, Nooyi juga bekerja sampingan menjadi resepsionis asramanya. Hasil pekerjaannya itu kemudian ia gunakan membeli setelan baju yang akan dipakai untuk wawancara kerja pertamanya.
Nooyi yang merasa tidak nyaman dengan pakaian itu harus menerima pengalaman pahit. Ia ditolak mentah-mentah. Kemudian, seorang profesor yang mengajar Nooyi menyarankan untuk memakai pakaian yang membuatnya nyaman.
Indra, Bos Pepsi Berharta Ratusan Miliar yang Dulunya Resepsionis Penginapan (21335)
PepsiCo pernah mengakuisisi Tropicana pada 1998 dan Quaker Oats pada 2000 (Foto: Food Beverage Insider)
Namun, Nooyi adalah sosok wanita tangguh. Dengan modal nasihat itu, Nooyi memberanikan diri mengenakan sari, busana wanita khas India yang membuatnya mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Mulai saat itu, “be yourself” adalah motto hidup yang selalu ia pegang selama sisa karirnya.
ADVERTISEMENT
Nooyi bergabung dengan PepsiCo pada tahun 1994 manajer strategi. Tidak menunggu waktu lama, ia menduduki jajaran Dewan Direksi PepsiCo dan menjadi Presiden dan Direktur Keuangan pada tahun 2001.
Tidak berhenti di situ, tahun 2006 menjadi puncak kejayaan Nooyi selama di PepsiCo. Ia ditunjuk sebagai penerus Steven Reinemund sebagai bos PepsiCo. Selama kepemimpinannya itu, keuntungan perusahaan naik hingga 72%.
Nooyi sukses mengantarkan PepsiCo mendapatkan keuntungan lebih dari Rp 840 triliun. Keuntungan tersebut tentu memberikan Nooyi pendapatan yang sama tingginya. Menurut Forbes, ia dilaporkan memiliki kekayaan sebesar Rp 238 miliar.
Selain itu, Nooyi juga berhasil membuka lapangan kerja dengan mempekerjakan lebih dari 285.000 karyawan. Atas sepak terjangnya yang luar biasa, ia dianugerahi Padma Bhushan oleh pemerintah India pada tahun 2007. Itu adalah penghargaan tertinggi bagi orang berpengaruh di India.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white