Konten dari Pengguna

Kisah Berdiri Bisnis Harley Davidson, Motor Mewah yang Lahir dari Garasi Kecil

Profil Orang Sukses

Profil Orang Sukses

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Orang Sukses tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Harley-Davidson Fat Bob 114.  Foto: dok. Harley-Davidson
zoom-in-whitePerbesar
Harley-Davidson Fat Bob 114. Foto: dok. Harley-Davidson

Pecinta motor pasti sudah tidak asing lagi dengan motor Harley Davidson. Motor asal Amerika Serikat ini dikenal dengan tampilannya yang gagah dengan nilai selangit.

Harley Davidson didirikan oleh dua pemuda yang punya ketertarikan besar pada motor yaitu William S. Harley dan Arthur Davidson. Ternyata, moge atau motor gede Harley Davidson ini memiliki kisah awal yang sederhana.

Harley Davidson lahir pada tahun 1903 di Milwaukee, Wisconsin, Amerika Serikat. Jauh dari kata mewah, motor itu pertama kali dibuat di garasi kecil.

Mengutip Start Up Stories, Rabu (02/02), saat William Harley berusia 15 tahun ia bekerja pada pabrik sepeda. Di sana ia mendapat ilmu dan keterampilan seputar mesin roda dua.

Beberapa tahun kemudian, Harley pindah tempat bekerja lalu bertemu dengan Arthur Davidson. Memiliki ketertarikan yang sama, akhirnya mereka berdua mencoba untuk bereksperimen dengan mesin motor di gudang belakang rumah Davidson.

Pada 1903 mereka mencoba mengembangkan sepeda motor dengan satu silinder. Dua tahun kemudian terdapat orang yang menyukai produk mereka kemudian membelinya.

Belum merasa puas, William S. Harley merasa masih ingin menimba ilmu di bidang mesin. Akhirnya ia meraih gelar bidang teknik mesin dari University of Wisconsin-Madison pada 1907. Harley menjadi orang pertama dalam keluarganya yang meraih gelar sarjana.

Setelah mendapat perbekalan di bidang mesin, Harley kemudian kembali ke tempatnya . Ia kemudian kembali membesarkan perusahaan Harley Davidson bersama Arthur serta dua saudara Arthur.

Pada tahun-tahun pertama, Harley Davidson mampu menciptakan 3 sepeda, diantaranya sepeda engkol dan pedal serta motor dengan satu silinder.

Kemudian berbagai perkembangan dan inovasi terus berlangsung, hingga pada 1909 mampu menghasilkan 1000 sepeda motor per tahun. Saat itu mereka juga menunjukkan eksitensinya melaui pabrik sendiri yang memiliki pekerja kurang lebih mencapai 35 orang.

Nama Motor Harley Davidson kemudian semakin dikenal di pasar Amerika Serikat, terutama di masa Perang Dunia I. Militer AS saat itu berani memasok motor Harley sebagai unit yang dibutuhkan selama perang terjadi.

Pada 1930 logo sayap terbang khas Harley Davidson lahir. Logo tersebut mulai digunakan di bagian tangki motor dan terus digunakan hingga saat ini.

Melalui segala inovasi yangn dilakukan, Harley Davidson semakin menjadi motor yang dikenal maskulin. Saat ini, merek motor itu menjadi salah satu sepeda motor paling disegani di dunia. Berawal dari garasi kecil, Harley Davidson kini tercatat mencapai nilai USD 5,32 miliar.