Bisnis
·
30 Agustus 2020 11:58

Kisah Bos Mobile Legends yang Tetap Sukses Meski Bolak-balik Dituntut

Konten ini diproduksi oleh Profil Orang Sukses
Kisah Bos Mobile Legends yang Tetap Sukses Meski Bolak-balik Dituntut (86621)
Tampilan layar MLBB (Foto: Kumparan)
Siapa tak kenal gim ponsel Mobile Legends Bang Bang (MLBB) atau yang akrab disebut ML saja? Gim satu ini telah diunduh oleh 100 juta orang lebih di aplikasi Playstore.
ADVERTISEMENT
Bahkan, ML menjadi aplikasi terlaris di Playstore dengan capaian tersebut. Hal itu apalagi belum termasuk dengan layanan penyedia aplikasi lainnya seperti Appstore.
Popularitas ML tidak terlepas dari kecerdikan perusahaan pengembangnya, Moonton, yang kerap membuat pembaharuan segar di dalam gim. Hal ini membuat para player tak bosan bermain gim satu ini.
Kompetisi dan beragam event juga kerap digelar dan selalu menyedot perhatian publik. ML kini diminati hampir seluruh masyarakat dunia. Gim online terlaris ini bahkan pernah menggelar kejuaraan dunia pertamanya bernama M1 Championship.
Di balik kesuksesan Moonton, jelas ada seorang pelopor yang memgarsitekinya. Ialah Xu Zhenhua, co-founder sekaligus CEO Moonton. Pria asal Tiongkok ini menjadi rich people usai gim di bawah asuhannya laku di pasaran.
ADVERTISEMENT
Dari ML, Moonton mampu mendulang untung 200 juta dolar AS, bahkan diperkirakan terus bertambah seiring berjalannya waktu. Jelas saja, nilai besar tersebut jadi pemasukan Zhenhua.
Ternyata, ada rahasia di balik kesuksesan Moonton di bawah asuhan Zhenhua. Ia menerapkan slogan penting di perusahaannya, yakni "Do what you think". Artinya, lakukanlah apapun yang kamu pikirkan.
Slogan tersebut ternyata mampu menjadikan ML sebagai gim yang tak henti-hentinya tampak fresh dan tak monoton. Jelas saja, slogan tadi memang dimaksudkan untuk para karyawan Moonton agar lebih berani berkreasi.
Gim ML dibangun oleh Xu Zhenhua bersama sejawatnya, Justin Yuan. Mereka berdua menciptakan developer muda bernama Moonton dan tiba-tiba jadi raksasa.
Setiap ada masalah dalam gim, hal yang pertama mereka lakukan adalah apa yang terjadi dengan pengalaman pemainnya. Artinya, Moonton sangat memerhatikan dengan baik nasib-nasib para pemainnya.
ADVERTISEMENT
Di balik kesuksesannya, ternyata Xu Zhenhua pernah dituntut oleh developer lain sebanyak dua kali. Ia dianggap melakukan plagiasi terhadap hero-hero pada gim lain.
Awalnya, Moonton dituntut oleh Riot Games, sebagai pengembang gim League of Legends, di California. Namun, pihak pengadilan California memutuskan bahwa Moonton tidak bersalah.
Di luar dugaan, beberapa lama kemudian, sebuah developer gim di Tiongkok, Tencent, mengajukan gugatan di Shanghai secara personal kepada Xu Zhenhua sebagai CEO.
Sengketa antara Zhenhua dengan Tencent kerap dianggap lanjutan dari kasus Moonton vs Riot Games. Ternyata, berdasarkan klarifikasi dari Moonton, Zhenhua dituntut karena kasus ketenagakerjaan.
Maklum, Xu Zhenhua ternyata pernah menjadi karyawan di Tencent sebelum akhirnya menemukan Moonton dan Mobile Legends.
Tencent ternyata memenangkan persidangan. Dengan tuduhan tersebut, Zhenhua diharuskan membayar denda sebesar Rp41 miliar.
ADVERTISEMENT