Konten dari Pengguna

Kisah Inul Daratista, dari Penjual Kacang hingga Jadi Pedangdut Terkaya

Profil Orang Sukses

Profil Orang Sukses

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Orang Sukses tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyanyi Dangdut Inul Daratista saat ditemui dikawasan Tendean, Jakarta, Senin, (2/9). Foto: Dok. Ronny
zoom-in-whitePerbesar
Penyanyi Dangdut Inul Daratista saat ditemui dikawasan Tendean, Jakarta, Senin, (2/9). Foto: Dok. Ronny

Inul kembali sering dibicarakan akhir-akhir ini. Lantaran dirinya kerap kali mengunggah video lucunya bersama sang suami. Inul Daratista adalah salah satu pedangdut terkaya di tanah air. Diva dangdut ini meraih kesuksesannya dengan kerja keras. Sebelum bergelimang harta seperti sekarang inul rela melakoni apa saja asal mendatangkan uang. Segala macam pekerjaan pernah ia lakoni seperti menjadi penjual kacang keliling, es lilin, rokok, nasi bungkus, hingga jadi buruh cuci.

Inul Daratista terkenal sebagai pedangdut sukses dengan goyang ngebornya. Bila artis lain benci dengan kehadiran paparazzi, Inul justru harusnya berterima kasih dengan kehadirannya. Pasalnya, kesuksesan pedangdut ini terjadi setelah seseorang membagikan videonya di atas panggung. Rekamannya kemudian diperbanyak dan diedarkan dalam bentuk DVD sampai ke pelosok daerah. Ratu Goyang Ngebor ini kemudian mulai terkenal dan manggung di banyak tempat.

Perempuan kelahiran Pasuruan, 21 Januari 1979 ini telah terbiasa bekerja untuk membantu keluarganya. Hal ini lantaran Inul lahir dari keluarga kurang mampu. Ibunya adalah seorang ibu rumah tangga, sedangkan ayahnya merupakan seorang penjahit. Untuk menambah penghasilan keluarga, Inul harus bekerja dengan menjajakan es, kacang, dan rokok di dalam bus.

Inul juga mengaku bahwa tangannya sampai hancur karena harus menguliti kacang setiap hari. Jika sedang tidak berjualan di dalam bis, Inul akan bekerja sebagai buruh cuci. Pekerjaan ini ia lakoni bersama ibunya. Beberapa ember pakaian kotor ia cuci dengan air yang ia timba sendiri sampai tangannya kasar lantaran terlalu banyak mencuci. Bahkan bila ayahnya sedang tidak ada pekerjaan, ibunya akan meminjam uang kepada saudara untuk membeli sembako.

instagram embed

Pemilik nama asli Ainur Rokhimah ini tidak meniti kariernya dengan mudah. Beragam rintangan ia temui dalam perjuangan mencapai cita-citanya. Keluarganya bahkan tidak setuju dengan pilihan hidup Inul. Sang ayah menginginkan Inul untuk menjadi Ustadzah, bukan penyanyi dangdut. Ia bahkan pernah bermusuhan dengan ayahnya terkait hal ini. Alasan itulah yang menjadikan Inul memiliki semangat membara dalam kariernya. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya layak menjadi penyanyi.

Pedangdut yang tenar di tahun 2003-an ini selanjutnya menemui kerasnya kehidupan. Penyanyi bersuara emas itu pernah sempat diajak tidur oleh produsernya sendiri. Saat itu Inul sedang melakukan rekaman suara dan dilanjut dengan proses syuting. Tetapi pencipta lagu dan produser justru meminta Inul untuk mengajaknya tidur. Permintaan mereka Inul tolak lantaran mengingat prinsip hidupnya yang ingin menunjukkan kepada sang ayah bahwa ia akan menjadi pedangdut yang membanggakan.

Hal yang serupa juga pernah terjadi ketika dirinya ditawari untuk menyanyi di Batam dengan tawaran Rp 100 ribu. Dalam tawaran itu juga dikatakan bahwa bila dirinya menyanyi 10 kali maka ia akan mendapat bayaran sebesar Rp 1 juta. Inul pun menyanggupi, saat itu ia menganggap honornya sudah cukup besar. Ia dan kedua temannya berangkat ke Batam. Alih-alih menyanyi, Inul justru disuruh menemani lelaki hidung belang. Ia pun segera pulang ke kampung halamannya karena merasa ditipu. Di perjalanan pulang, Inul dan kedua temannya bahkan sempat terlantar di dek kapal lantaran tak mampu membeli tiket. Selama 5 hari mereka kehujanan, kepanasan, dan kelaparan. Ketiganya kemudian memutuskan untuk mengumpulkan uang dengan cara mengamen di dek kapal. Uang hasil mengamennya kemudian mereka belikan mi instan.

Pahit kehidupan benar-benar pernah ia rasakan. Sebagai anak pertama, ia menjadi tulang punggung keluarga. Inul bahkan mengaku sempat malas sekolah dan memilih untuk bekerja demi hidup yang layak untuk keluarganya. Ia tak mau terus dirundung kemiskinan dan bertekad untuk mengubah nasib. Inul bahkan sempat nekat menerima tujuh kerjaan yang berbeda dalam satu hari. Pekerjaan-pekerjaan itu ia lakoni agar adik-adiknya tetap dapat sekolah. Meski letih, ia tak banyak mengeluh. Inul percaya bahwa untuk menuju kesuksesan itu memang tidak mudah dan melelahkan.

Kisah cinta penyanyi dangdut ini juga tak mudah. Inul Daratista menikahi Adam Suseno di usianya yang masih remaja. Kisah cinta dua anak manusia ini ditentang oleh kedua belah pihak. Mereka berdua harus sembunyi-sembunyi dalam menjalin hubungan. Inul yang saat itu berusia 16 tahun dipersunting dengan Adam Suseno yang usianya 29 tahun. Uang perolehan menyanyinya ia sisihkan untuk menggelar pernikahan sederhana. Bermodalkan Rp 500 ribu dan emas pinjaman sebagai mas kawin.

Kini perjuangan ibu satu anak itu tidaklah sia-sia. Inul Daratista dan Adam Suseno diketahui memiliki kekayaan yang fantastis. Rumahnya megah bak istana. Selain menjadi pedangdut, juri pencarian bakat dangdut, ia juga memiliki beberapa bisnis. Bisnisnya kini menggurita ke berbagai macam sektor. Mulai dari karaoke, kosmetik, mi instan, snack, aromaterapi, kue kekinian, waterpark, hingga wisata kebun kurma.