Konten dari Pengguna

Kisah Lulusan SD yang Sukses Berbisnis Katering di Arab Saudi, Omzetnya Miliaran

Profil Orang Sukses

Profil Orang Sukses

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Orang Sukses tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Risma/YouTube.com: Faiz Salmet
zoom-in-whitePerbesar
Risma/YouTube.com: Faiz Salmet

Ada banyak cara seseorang untuk dapat sekedar mendapat penghasilan atau menghidupi dirinya dan keluarga. Sampai tak jarang seseorang yang rela jauh-jauh bekerja hingga ke negeri orang demi dapat menghidupi keluarga.

Hal ini yang dialami oleh Risma, Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Arab Saudi yang bahkan tak lulus SD tetapi mampu raup penghasilan miliaran. Tentu sebelum Risma sukses seperti sekarang, banyak lika-liku kehidupan yang ia lewati. Apalagi saat ia harus bekerja di negeri orang, tentu itu bukanlah hal yang mudah.

Singkat cerita, Risma datang ke Arab Saudi dengan orang tuanya ketika ia masih kecil. Saat itu ia menduduki kelas 5 SD dan memilih untuk tak lanjut sekolah agar bisa bersama orang tuanya pergi ke Arab Saudi.

Risma mengaku bisa menjadi TKW di Arab karena terinspirasi orang-orang sebelum dia yang bekerja di Arab. Lalu ia memutuskan untuk merintis usaha dari bawah di Arab. Orang tuanya tidak ikut campur tangan dalam usahanya, dan dia memang benar-benar merintis usahanya sendiri.

Risma mengatakan bahwa sebelumnya dirinya hanyalah seorang pedagang kaki lima. Pertama kali dirinya berani memutuskan untuk mempekerjakan karyawan pun, dia hanya bisa mempekerjakan 4 orang dari keluarganya sendiri saja.

Kini Risma sudah mampu mempekerjakan 80 karyawan sekaligus. Tetapi Risma mengakui bahwa jumlah karyawannya tidak selalu sama setiap tahunnya. Itu tergantung pada tender yang didapatnya.

Walaupun kini usaha catering dan makanan ringannya sudah sangat maju dan sukses, tetapi kerugian pun sudah pernah dirasakan oleh Risma. Risma mengaku pernah tak dibayar oleh salah satu agen travel dan mengalami kerugian karena terlalu banyak mengambil kerja sama dengan hotel. Kerugiannya ditaksir mencapai 370.000 riyal atau setara dengan Rp 1,4 miliar.

Karena tak ingin mengulangi kesalahan yang sama, Risma kini menjadi lebih berhati-hati. Dia pun mengurangi jumlah kerja samanya dengan pihak hotel, dari 5 menjadi 2 saja.

Berkat usaha dan kerja kerasnya, Risma kini bisa menyewa apartemen seharga Rp 500 juta per tahun. Apartemen yang digunakannya sebagai tempat usaha sekaligus tempat tinggal tersebut memiliki 27 kamar dan 13 toilet.

Risma menerangkan bahwa listrik apartemen tersebut setiap bulannya mencapai sekitar 9 ribu riyal atau hampir Rp 40 juta. Ia menyewa apartemen tersebut demi kenyamanan para karyawannya agar dapat bekerja dengan tempat yang lebih nyaman.

Bicara tentang usaha miliknya, Risma rupanya sangat terkenal di Kota Mekkah dan Jeddah karena ia salah satu pengusaha katering. Semula Risma hanya membuka katering. Namun, sejak pandemi, ia membuka usaha baru yakni menjual camilan.

Ada 33 jenis camilan yang dijual Risma dan permintaan konsumen pun terus meningkat, sampai bagian produksi kewalahan. Camilan Risma bisa dibilang camilan kesukaan orang Indonesia.

Saat ditanyai mengenai omzet yang didapat, Risma tak bisa menjawab dengan pasti karena ia mengaku pendapatannya itu tidak menentu dikarenakan pandemi Covid-19. Akan tetapi, diketahui bahwa pendapatan Risma dari bisnis tersebut sangat fantastis.

Saat puncak musim haji pada tahun 2020, Risma dan karyawannya pernah mendapatkan pesanan katering untuk jamaah haji plus dan meraup hingga Rp 3,7 miliar. Risma yang sejak kecil ikut orang tua dan kemudian menikah di Arab Saudi, kini sudah dikaruniai tiga anak dan cucu.