Konten dari Pengguna

Kisah Nurul Atik, Mantan OB yang Kini Sukses dan Jadi Triliuner

Profil Orang Sukses

Profil Orang Sukses

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Orang Sukses tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: Instagram.com/Nurul Atik
zoom-in-whitePerbesar
Foto: Instagram.com/Nurul Atik

Nasib adalah misteri. Hari ini belum tentu menjadi hari esok. Bisa jadi, seseorang yang miskin akan menjadi sukses dan kaya di masa depan. Selama ia memiliki impian dan tekad kuat untuk mewujudkannya.

Begitulah setidaknya gambaran seorang Nurul Atik, seorang pemuda pengusaha sukses yang kini memiliki usaha makanan cepat saji bernama Rocket Chicken.

Gerai bisnis makanan cepat saji Nurul Atik kini sudah berada di banyak tempat. Mayoritas cabang gerai Rocket Chicken berada di daerah Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan sebagian Jawa Barat.

Uniknya, meski gerai bisnis makanan cepat sajinya terbilang sukses, Nurul Atik belum ada bayangan untuk membuka gerai cabang di wilayah Jabodetabek. Alasannya pun tak kalah unik.

Bukan karena tak mampu atau belum mengenal pasar, Nurul melakukan itu justru karena latar belakangnya yang berasal dari desa. Katanya, bisnis Rocket Chicken Nurul memang diperuntukkan bagi orang-orang di daerah.

Karena itulah sang pebisnis muda itu justru mengawali bisnisnya dari daerah-daerah. Saat ini, Nurul masih berusaha membuka gerai cabang di seluruh wilayah Kalimantan, NTB, dan masih berusaha melengkapi beberapa daerah di Jateng dan Jatim.

Ajaibnya, meski belum punya gerai di Ibukota, Nurul kini sudah sukses besar dan punya harta triliunan rupiah, baik dalam bentuk uang maupun dalam bentuk aset. Ia pun kini akrab dipanggil sebagai triliuner.

Padahal, jika melihat masa lalu, Nurul bisa dibilang bukanlah "siapa-siapa". Jauh sebelum membuka gerai Rocket Chicken, Nurul adalah seorang Office Boy (OB) di sebuah perusahaan.

Bekerja di area akar rumput jelas bukan hal yang mudah. Selain teknis pekerjaannya yang melelahkan, cibiran dan cemoohan kerap berdatangan menyerang seorang Nurul Atik.

Meski demikian, ia tetap teguh dan berusaha sabar menghadapi cemoohan-cemoohan tersebut. Ternyata benar, status pekerjaan tidak jadi penentu keberhasilan seseorang. Justru jiwa yang tenang dan tekad yang kuatlah yang berhasil membawa seseorang sukses.

Nurul Atik untungnya mampu menjadi sosok yang demikian. Padahal, latar belakang keluarga Nurul Atik tidaklah prestisius. Kedua orang tuanya tidak memiliki pekerjaan tetap.

Terkadang, sang ayah bekerja sebagai tukang bangunan, ataupun sebagai buruh tani. Selama jenis pekerjaan itu halal, maka akan dilakukan oleh ayah Nurul Atik demi menghidupi anak istrinya.

Semangat itu kemudian menular kepada diri Nurul Atik. Berkat kesabarannya dan tekad kuat yang ia miliki, kini pendapatannya bisa menyentuh triliunan rupiah dalam satu bulan.

Mengawali hidup dari profesi OB, kini Nurul mampu menghidupi ketiga putrinya dengan hasil pekerjaan yang luar biasa. Kisah hidupnya pun menjadi inspirasi banyak orang.