Konten dari Pengguna

Kisah Rafi Putra Arriyan Dirikan Flip karena Resah dengan Biaya Transfer Bank

28 Desember 2022 10:24 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Profil Orang Sukses tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
com-Ilustrasi tarik tunai tanpa kartu ATM Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi tarik tunai tanpa kartu ATM Foto: Shutterstock
ADVERTISEMENT
Rafi Putra Arriyan adalah seorang Founder dan CEO PT Fliptech Lentera Inspirasi Pertiwi (Flip). Pria kelahiran Padang, 8 Juli 1994 ini membuat startup fintech bernama Flip yang memudahkan seseorang untuk transfer uang melalui pihak ketiga dengan biaya admin yang relatif kecil dari biasanya.
ADVERTISEMENT
Rafi merupakan lulusan Universitas Indonesia jurusan Komputer pada 2015. Dilansir dari akun LinkedIn miliknya, ia sempat bekerja dengan Kitabisa sebagai UX Designer dari 2014 hingga 2015. Rafi mendirikan Flip pada Agustus 2015 dan menjabat sebagai CEO hingga saat ini.
Awal pendirian Flip ditengarai oleh keresahan Rafi dan dua temannya yang berkuliah di Universitas Indonesia, yakni Luqman Sungkar dan Ginanjar Ibnu Solikhin. Mereka mengeluhkan potongan saldo yang cukup besar untuk biaya admin transfer bank di saat mereka memiliki saldo yang pas-pasan di rekeningnya.
Melalui keresahan tersebut, Rafi melakukan riset terkait biaya transfer antar bank di beberapa negara. Dan ia menemukan bahwa beberapa negara menerapkan biaya yang cukup rendah, bahkan ada yang gratis tanpa biaya admin sama sekali.
ADVERTISEMENT
Oleh karena itu, Rafi beserta kedua temannya menginisiasi terbentuknya Flip sebagai solusi dalam mentransfer uang antar bank tanpa takut terkena biaya admin sebesar Rp 6.500. Flip sendiri merupakan startup fintech yang menjadi pionir dalam mengatasi salah satu permasalahan keuangan.
Pada tahun 2016, Flip memperoleh lisensi resmi dari Bank Indonesia. Tiga tahun berselang, Flip berhasil memperoleh pendanaan putaran awal dari Sequoia Capital India dan Insignia Ventures Partners. Lalu pada 2021, Flip meluncurkan fitur Flip Globe yang memungkinkan pengguna mengirim uang ke luar negeri.
Kini Flip tidak hanya melayani transfer antar bank saja, ada juga beberapa fitur lainnya seperti pengiriman uang ke luar negeri, pembelian pulsa dan paket data, token listrik serta pengisian saldo e-wallet. Namun, perlu diketahui bahwa transaksi transfer dengan nominal Rp 5 juta akan dikenakan biaya Rp 2.500 dalam sekali transaksi.
ADVERTISEMENT
Berkat inovasi tersebut, Rafi beserta kedua temannya berhasil masuk ke dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2021 kategori Finance dan VC. Selain itu, Rafi juga masuk dalam daftar Gen. T List 2022 Leaders of Tomorrow Shaping Asia's Future yang disampaikan oleh Tatler yang berkolaborasi dengan perusahaan investment banking, Credit Suisse.