Konten dari Pengguna

Kisah Tamatan SD Raup Miliaran dari Bisnis Perhiasan Imitasi

Profil Orang Sukses

Profil Orang Sukses

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Orang Sukses tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Olla Shopping/Instagram/@ollashopingdepok
zoom-in-whitePerbesar
Olla Shopping/Instagram/@ollashopingdepok

Berbagai pengusaha sukses datang dari latar belakang yang bermacam-macam. Begitu pula dengan berbagai perjuangan yang dilaluinya sebelum menjadi pengusaha sukses dan memiliki omzet luar biasa. Salah satunya datang dari salah satu pengusaha wanita yaitu Nurlaela atau biasa dipanggil Olla.

Nurlaela atau Olla memang baru-baru ini cukup hangat diperbincangkan karena dicap sebagai crazy rich depok yang miliki mobil mewah dan kekayaan omzet mencapai Rp 4,5 Miliar dalam sebulan.

Dilansir dari beberapa media sosial, Olla merupakan seorang pengusaha wanita di bidang aksesoris atau perhiasan imitasi. Kekayaannnya saat ini tentu saja tidak instan. Hal ini ia peroleh dari jerih payah sejak dahulu yang cukup penuh perjuangan.

Perjuangannya membangun usaha aksesoris memang tak instan. Dilansir dari tayangan channel youtube im_possible Merry Riana ia bercerita bagaimana awal karirnya sebagai pengusaha dimulai sedari kecil dan masa remaja.

Sejak kecil, Olla sering sekali membantu orang tuanya untuk berjualan es mambo di sekolah dasarnya. Mulai kelas 1 di pagi hari ia menyempatkan jualan es mambo di sekolah karena siang harinya ia bersekolah.

Dalam wawancaranya bersama Merry Riana ia hanya merupakan tamatan SD, Olla pernah mengenyam bangku SMP tapi hanya sampai kelas 2 SMP. Pada umur 15 tahun itulah ia mulai bekerja serabutan. Usianya saat itu masih sangat muda dan hanya memiliki ijazah SD membuatnya cukup sulit mencari pekerjaan.

Olla yang saat itu berkeinginan bekerja kantoran nyatanya tidak bisa karena terkendala ijazah yang dimilikinya hanya SD. Saat itu ia pun mencoba bekerja SPG dengan menawarkan diri pada para penjual di Blok M apakah membutuhkan seorang karyawan.

Ia pun akhirnya mendapatkan pekerjaan sebagai SPG dengan menjual berbagai aksesoris murah. Ia bertekad bekerja dengan bayaran harian Rp 50 ribu. Saat itu Olla hanya memikirkan agar dapat memenuhi kebutuhannya sehari-hari saja seperti makan sehari-hari.

Ia pun pernah bekerja sebagai tukang cuci piring dan berjualan es teh di dekat kampungnya. Saat itu ia hanya memperoleh Rp 5 ribu saja. Bahkan dalam wawancaranya bersama Merry Riana kehidupan Olla saat itu sangat seadanya. Ia pun pernah makan mi instan dan telur yang harus dibagi menjadi 3 bersama saudara-saudaranya.

Olla Shoping/Instagram/@ollashopingdepok

Tak hanya itu, Olla yang sedari cukup aktif seringkali mengikuti berbagai kegiatan seperti latihan teater, menyanyi, casting, public speaking secara gratis di taman ismail marzuki. Kegiatan-kegiatan tersebutlah yang semakin meningkatkan skill Olla dan ia mulai menjajal profesi sebagai pemeran figuran atau bintang iklan figuran.

Di sela-sela pekerjaannya sebagai mc dan penyanyi café itulah suatu hari ia bertemu dengan suaminya. Olla pun menikah dan sang suami memutuskan untuk agar Olla tidak bekerja lagi. Tetapi, karena ia sedari kecil sudah memiliki jiwa entrepreneur yang tinggi, Olla pun masih tetap mencoba berjualan berbagai aksesoris dan pernak pernik wanita.

Di masa awal penjualannya ia bahkan berjualan secara door to door atau langsung menjemput sang pembeli. Saat itu Olla menggaet target para rekan-rekan kerja suaminya. Ia menawarkan secara percaya diri berbagai dagangannya di kantor dan acara-acara reuni suaminya.

Hingga pada tahun 2018, Olla memutuskan untuk berjualan online melalui live facebook dengan nama facebook Olla Shopping Depok. Ia pun memutuskan untuk mencoba mempromosikan barang dagangannya langsung melalui live facebooknya. Hal tersebutlah yang membuat Olla semangat karena skill public speakingnya akhirnya berguna dan ia merasa sangat nyaman.

Walaupun awal promosi facebook ia tak sesuai ekspektasi karena penonton facebooknya hanya mencapai 8 orang saja, ia pun pantang menyerah. Olla terus mempromosikan barang dagangannya sampai akhirnya mendapat 50 orang. Terus berlanjut penonton promosinya pun sampai dengan 100-300 orang.

Promosi di facebook dibantu dengan suaminya, Olla pun sempat kebanjiran orderan aksesoris hingga capai 3000 customer dalam 2 jam. Sejak saat itu usaha aksesorisnya yang dipasarkan secara online melalui facebook meningkat pesat dan berkembang dan memiliki omzet hingga ratusan juta per hari.

Jika diakumulasikan secara sebulan, Olla berhasil meraup hingga Rp 4,5 Miliar per bulan. Sebuah angka fantastis. Ia pun masih terus mengembangkan usaha aksesorisnya dan terus mempromosikannya di facebook. Tak hanya itu Olla merambah berbagai usaha seperti usaha skincare dan pakaian.