Konten dari Pengguna

Mengenal David, Anak Pemulung Berharta Rp 55 T Sukses Bangun Perusahaan IT

Profil Orang Sukses

Profil Orang Sukses

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Orang Sukses tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

David Steward (Foto: Forbes)
zoom-in-whitePerbesar
David Steward (Foto: Forbes)

Tak ada yang tahu asal muasal sebuah kesuksesan. Terkadang, seorang yang tadinya dianggap remeh, tak bisa apa-apa, bahkan dikira tidak berguna, justru di masa depan ia berubah menjadi seorang yang super sukses.

Seperti itulah yang terjadi dengan David Steward, pendiri sekaligus bos perusahaan World Wide Technology Inc, sebuah perusahaan besar yang berdiri di seantero Afrika dan Amerika. Sepertinya namanya, perusahaan buatan Steward itu bergerak di bidang teknologi.

Seperti dikatakan Forbes, World Wide Technology mampu meraup keuntungan sebesar 7,4 miliar dolar AS atau setara Rp 10 triliun (kurs: 14.000). Karyawan yang bekerja di sana saja sudah mencapai tiga ribuan orang.

Kesuksesan perusahaan Steward memang mencakup ranah global. World Wide Technology bahkan telah menjalin kerjasama dengan banyak perusahaan besar macam Kodak, Ford, Bell Atlantic, dll. Banyaknya klien-klien raksasa jelas membawa keuntungan besar bagi pabriknya Steward.

Dari hasil usahanya itu, Steward bahkan telah mampu mencatatkan namanya di situs bisnis kenamaan, Forbes. Situs asal AS itu mencatat Steward punya kekayaan bersih sebanyak 3,7 miliar dolar AS atau senilai Rp 55 triliun.

Punya Uang Pas-pasan Karena Orang Tuanya Seorang Pemulung

Tak ada hasil jika tak ada proses. Ungkapan tersebut benar-benar cocok jika disematkan pada diri Steward. Pasalnya, jauh sebelum menjadi seorang miliarder, Steward telah melalui jalan hidup yang susah payah.

Ia lahir dari rahim seorang pengepul. Ya, ayah dari Steward adalah seorang pemulung sampah. Andai saja ia adalah seorang pengepul besar, barangkali ekonomi keluarga tak begitu sulit.

Sayangnya, ayah Steward bukan seorang juragan. Ia hanya menjadi pengepul biasa yang tentu saja pendapatannya tak jelas. Uang hasil mengepul hanya cukup untuk membeli makan sehari-hari.

Tak ada mainan, apalagi rekreasi-rekreasi mahal bagi Steward kecil. Ia benar-benar lahir dari keluarga yang sangat sederhana. Namun, justru karena keterbatasan ekonomi itulah Steward pandai memutar otak.

Ia bersulih menjadi sosok pekerja keras yang selalu mencari peluang pekerjaan. Pernah ia menjadi pengepul mengikuti sang ayah. Kerja kerasnya sendirilah yang membuat ia lulus kuliah lalu mendapatkan pekerjaan.

Awalnya ia menjadi seorang account executive di Federal Express. Namun, karena gaji dari tempat kerjanya tidak cukup. Ia memutuskan untuk membangun sebuah perusahaan yang kelak akan menjadi besar dan menjadi pangkal kesuksesannya.

Setelah dari pekerjaan itu, ia mendapatkan kesempatan untuk menjadi konsultan bisnis di perusahaan penyedia layanan transportasi. Keuangan keluarga yang masih saja sulit memancing Steward untuk membangun World Wide Technology.

Siapa sangka, perusahaannya membesar dan sukses. Steward akhirnya menjadi sosok inspirasi orang-orang karena ternyata kesuksesan itu tidak diwariskan, melainkan dibangun.