Mengenal Otto Toto Sugiri, 'Bill Gates' Indonesia yang Sukses Bisnis IT

Konten dari Pengguna
17 November 2022 8:15
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Profil Orang Sukses tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Otto Toto Sugiri. Foto: DCI Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Otto Toto Sugiri. Foto: DCI Indonesia
ADVERTISEMENT
Otto Toto Sugiri, seorang pengusaha di sektor teknologi yang dijuluki Bill Gates Indonesia. Kiprahnya di dunia teknologi informasi sukses memberikan pengaruh besar bagi perkembangan teknologi di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Pria yang akrab disapa Toto ini lahir di Bandung, 23 September 1953. Ia merupakan salah satu pendiri sekaligus CEO PT DCI Indonesia Tbk.
Toto mengenyam pendidikan di RWTH Aachen University, Jerman di jurusan teknik elektro pada 1980. Kecintaannya pada dunia pemrograman membuat ia rela melepas kesempatan untuk bersekolah kedokteran di Jerman.
Awal kariernya di industri teknologi, ia memulainya dengan proyek pemrograman lokal yaitu program pencairan pinjaman nelayan di Papua dan software untuk salah satu perusahaan minyak. Toto kemudian bergabung dengan Bank Bali dengan posisi jabatan sebagai General Manager pada 1983, ia kemudian membuat software untuk memudahkan operasional perusahaannya.
Toto pun mendirikan perusahaan perangkat lunak bernama PT Sigma Cipta Caraka selepasnya dari Bank Bali pada 1989. Kala itu ia mendirikan perusahaan dengan modal USD200 ribu atau Rp 352,6 juta dengan kurs di tahun tersebut.
ADVERTISEMENT
Pada 2008, saham Sigma dijual kepada Telkom Indonesia sejumlah 80 persen atau senilai USD35 juta yang akhirnya diakuisisi sepenuhnya pada 2010. Toto juga mendirikan PT Indointernet (EDGE) pada 1994, sebuah perusahaan yang menyediakan layanan internet pertama di Indonesia.
Barulah di tahun 2011, bersama enam pendiri lainnya, mereka mendirikan PT DCI Indonesia. PT DCI Indonesia merupakan sebuah perusahaan yang berfokus pada Data Center atau pusat penyimpanan data server dan layanan ruang pusat data.
PT DCI Indonesia menjadi perusahaan data yang pertama dan terbesar di Indonesia. Bahkan, perusahaan tersebut menempati posisi keempat di Asia Tenggara.
Kesuksesannya mengembangkan DCI Indonesia membawa dirinya menjadi seorang miliarder di Tanah Air. Dikutip dari Forbes, kekayaan bersihnya mencapai USD 1,9 miliar per November 2022.
ADVERTISEMENT
Tidak hanya itu saja, saham DCI Indonesia dengan kode emiten DCII tersebut juga turut menyumbang kekayaan baginya dengan jumlah sebanyak 29,9 persen. Terlebih saham DCII juga sempat melambung tinggi sejak listing pada Januari 2021.
Otto Toto Sugiri juga dinobatkan sebagai Orang Terkaya di Indonesia dan masuk dalam jajaran 50 Orang Terkaya di Indonesia versi Forbes 2021 dengan peringkat ke-19.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020