Konten dari Pengguna

Merintis Karier Jadi Bankir, Safra Catz Jadi CEO Wanita dengan Bayaran Tertinggi

Profil Orang Sukses

Profil Orang Sukses

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Orang Sukses tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Safra Catz. Foto: KIMIHIRO HOSHINO / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Safra Catz. Foto: KIMIHIRO HOSHINO / AFP

Safra Catz adalah CEO dari perusahaan perangkat lunak Oracle, sebuah perusahaan teknologi komputer raksasa di Amerika Serikat. Ia saat ini dinobatkan sebagai salah satu wanita paling berpengaruh di dunia saat ini.

Berdasarkan laporan Forbes, ia masuk dalam peringkat definitif orang-orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih USD 1,5 miliar.

Dikenal memiliki kepribadian yang kuat dan gigih, Catz berhasil mempertahankan status Oracle sebagai pemain global meski menghadapi persaingan ketat dari perusahaan lain seperti Microsoft, Intel, dan Amazon. Catz juga termasuk dalam daftar CEO wanita dengan bayaran tertinggi di dunia, dengan rata-rata gaji bersih USD 40 juta per tahun.

Catz memulai karirnya sebagai bankir untuk bank investasi Wall Street Donaldson, Lufkin, & Jenrette (DLJ). Bahkan, ia telah bekerja di bank selama 13 tahun dan memegang berbagai posisi termasuk direktur pelaksana dan wakil presiden senior.

Setelah lebih dari satu dekade di DLJ, Catz bergabung dengan Oracle Corporation pada tahun 1999 sebagai wakil presiden senior. Bahkan di awal karirnya di Oracle, dia bertekad untuk secara drastis meningkatkan posisi keuangan perusahaan melalui pengalamannya di DLJ.

Dalam waktu kurang dari dua tahun, Catz ditempatkan di dewan Oracle dan juga ditunjuk sebagai co-presiden pada tahun 2004. Dia dikreditkan untuk akuisisi perusahaan atas perusahaan teknologi PeopleSoft pada tahun 2005 sebesar USD 10,3 miliar.

Karirnya terus melejit hingga akhirnya ia ditunjuk sebagai chief financial officer perusahaan. Pada tahun-tahun berikutnya, dia tidak hanya naik pangkat di Oracle, tetapi dia juga membentuk ikatan yang kuat dengan Larry Ellison, pencipta dan mantan CEO perusahaan. Bahkan, Ellison secara pribadi menyarankan Catz untuk dimasukkan dalam dewan direksi Oracle.

Didirikan pada tahun 1977, Oracle adalah salah satu perusahaan teknologi terkemuka di dunia yang berspesialisasi dalam pengembangan perangkat lunak perusahaan, perangkat lunak basis data, dan sistem rekayasa cloud.

Di bawah kepemimpinannya perusahaan itu telah mengalami peningkatan pendapatan yang stabil dalam dua dekade terakhir. Catz bertanggung jawab atas akuisisi Hyperion Corporation sebesar USD 3,3 miliar, BEA Systems sebesar USD 8,5 miliar, Sun Microsystems sebesar USD 7,4 miliar, dan perusahaan lainnya.

Dia juga melayani di dewan Walt Disney Company dan mengajar akuntansi di Stanford Graduate School of Business.

Meskipun menjadi eksekutif bisnis terkenal, Catz kerap menghindar dari pusat perhatian, jarang berpartisipasi dalam wawancara dan sebagian besar menghabiskan waktu luangnya dengan suaminya Gal Tirosh dan dua anaknya Gary dan Scott.