Konten dari Pengguna

Pria di Balik Kesuksesan PUBG, Bakal Jadi Miliuner Berharta Rp 50 Triliun

Profil Orang Sukses

Profil Orang Sukses

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Orang Sukses tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

PUBG/kumparan.com
zoom-in-whitePerbesar
PUBG/kumparan.com

Perusahaan di balik Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG) akan muncul di bursa pada bulan depan. Langkah ini semakin menambah keuntungan dan kekayaan bagi Chang Byung-gyu selaku Chairman sekaligus salah satu pemilik Krafton.

Dikutip dari Bloomberg Billionairse Index, total kekayaan Byung-gyu ditaksir bisa mencapai US$ 3,5 miliar atau setara Rp 50,4 triliun jika harga penawaran umum perdana perusahaan di atas kisaran yang diberikan dalam pengajuan IPO.

Krafton saat ini sedang berusaha mengumpulkan pendanaan sebesar 5,6 triliun won atau sekitar Rp 71 triliun di Seoul dan diramal akan menjadi IPO terbesar di Korea Selatan.

Sementara itu, kekayaan CEO Kim bisa mencapai US$ 336 juta atau setara Rp 4 triliun. Saham yang dimiliki oleh Chung Seung-hye yaitu istri Byung-gyu, dapat bernilai hingga US$ 206 juta atau setara Rp 2 triliun. Sementara 13% kepemilikan saham Tencent dapat bernilai hingga US$ 3,3 miliar atau sekitar Rp 47 triliun.

Pada 1997, Byung-gyu mengawali bisnisnya ketika ia menempuh program doktoral. ia mendirikan sebuah komunitas online yang terkenal di kalangan anak muda, tetapi karirnya harus berhenti dikarenakan ia dipanggil untuk menjalankan wajib militer.

Saat selesai, kemudian ia mendirikan sebuah penyedia mesin pencari dan menjualnya kepada perusahaan bernama Naver Corp. Dari dana yang dihasilkan, ia mendirikan perusahaan modal ventura, lalu mulai terjun ke dunia investasi pada startup-startup tahap awal dan mendirikan Krafton pada tahun 2017.

Ia membeli beberapa studio permainan (game) pada 2015, termasuk yang didirikan olehnya saat ini. Kim yang merupakan seorang ahli komputer dan berprestasi memenangkan kompetisi coding nasional pada tahun 1980, ia mengajukan ide membuat sebuah permainan battle royal dengan para pemain yang saling bersaing untuk menang.

Byung-gyu menyetujuinya dan meminta Brendan Greene dari Irlandia untuk menjadi direktur kreatif gim tersebut. Lalu Greene membantu mengembangkan permainan PUBG selama sekitar satu tahun.

PUBG memiliki banyak peminat terutama di kalangan anak muda, versi PC dan konsol nya terjual lebih dari 75 juta kopi pada Maret lalu. Sementara versi mobile merupakan permainan yang paling banyak diunduh di lebih dari 150 negara.

Sekitar 94% pendapatan pertama Krafton dari total 461 miliar won atau sekitar Rp 5 triliun berasal dari penjualan luar negeri.

Karena suksesnya gim PUBG yang ia dirikan, Byung-gyu akan segera bergabung dalam daftar jajaran miliarder di Korea Selatan. Ia berjanji akan memberikan saham senilai 100 miliar won kepada karyawan Krafton sebagai bentuk penghargaan kepada semua anggota di perusahaan yang telah turut berkontribusi pada perkembangan Krafton.