Konten dari Pengguna

Seo Jung Jin, dari Pinjam Uang ke Rentenir hingga Berharta Rp 179 Triliun

Profil Orang Sukses

Profil Orang Sukses

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Orang Sukses tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mata uang won Korea. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mata uang won Korea. Foto: Shutter Stock

Setelah peringkat pertama diduduki oleh pemimpin Samsung selama bertahun-tahun, Seo Jung Jin berhasil menggesernya sebagai orang terkaya nomor 1 di Korea Selatan tahun ini. Seo Jung Jin merupakan pendiri produsen obat Celltrion, sebuah perusahaan biofarmasi yang membuat obat untuk mengobati kanker, influenza, rheumatoid arthritis, dll.

Kedudukan itu ia peroleh setelah melihat kekayaannya membengkak sebesar 10 persen pada tahun 2021, berkat meningkatnya penjualan biosimilar. Pada tahun 2020 Celltrion mengembangkan pengobatan antibodi COVID-19 yang membuat laba bersih dari perusahaan itu melonjak 74 persen menjadi USD 440 juta setara dengan Rp 6,3 triliun.

Dengan keberhasilan biosimilar di Korea Selatan, Celltrion menjadi perusahaan favorit di kalangan investor. Pada Maret 2021, Seo mengundurkan diri sebagai ketua grup Celltrion.

Putra tertuanya Seo Jin-seok sekarang memimpin Celltrion Inc dan Celltrion Pharm. Sementara putranya yang lain Joon-serk memimpin Celltrion Healthcare.

Pinjam Duit ke Rentenir Untuk Merintis Bisnis

Lahir dari keluarga yang menjual briket batubara, Seo dulunya sempat bekerja sebagai sopir taksi untuk bisa lulus dari Universitas Konkuk di Seoul. Setelah mempelajari teknik industri, ia pun naik pangkat menjadi eksekutif senior di Daewoo Motor, perusahaan pembuat mobil. Namun, tidak lama kemudian perusahaan itu dinyatakan bangkrut karena krisis keuangan Asia.

Pada tahun 2000, ia mendirikan perusahaan bernama Nexol dengan mantan rekannya di Daewoo untuk menjajaki peluang bisnis. Dia tertarik pada produk medis biosimilar dan mulai mendirikan Celltrion pada tahun 2002.

Ketika merintis bisnisnya itu, Seo sempat mengalami masalah keuangan pada 2004 setelah perusahaan biofarmasinya itu mengalami kegagalan uji klinis vaksin. Akhirnya hal ini mendorong Seo untuk meminjam duit ke rentenir.

Berkah Pandemi COVID-19 Menjadi Konglomerat Pertama Korea Selatan

Berkat usahanya yang luar biasa, perusahaan ini sekarang menjadi raksasa yang mengembangkan biosimilar seperti antibodi monoklonal Remsima dari Johnson & Johnson's Remicade.

Sejak wabah COVID-19 muncul, kekayaan Celltrion membengkak hampir dua kali lipat sekitar 10 miliar dolar USD setelah berhasil mengembangkan pengobatan Covid-19. Bahkan, perusahaan itu melaporkan penjualan pada tahun 2019 sebesar USD 968 juta yang meningkat 14,9 persen dari tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan Forbes, Seo Jung Jin saat ini menduduki posisi pertama orang terkaya Korea Selatan dengan kekayaan USD 12,5 miliar atau setara dengan Rp 179 triliun.