Profil Ardhito Pramono, Perjalanan Karier, dan Daftar Lagunya

Menyajikan informasi profil tokoh ternama dari Indonesia maupun mancanegara.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Profil Tokoh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Profil Ardhito Pramono menjadi sorotan menarik di dunia musik dan hiburan Indonesia saat ini.
Sebagai seorang musisi muda yang berbakat, Ardhito berhasil mencuri perhatian dengan gaya musiknya yang unik dan perpaduan berbagai genre seperti jazz, pop, dan R&B.
Selain dikenal sebagai penyanyi, ia juga merupakan penulis lagu dan aktor yang mampu menampilkan kreativitasnya di berbagai bidang seni.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Profil Ardhito Pramono
Profil Ardhito Pramono mencerminkan sosok seniman muda Indonesia yang multitalenta dan penuh dedikasi dalam dunia hiburan.
Bernama lengkap Ardhito Rifqi Pramono, ia lahir pada 22 Mei 1995 dan dikenal luas sebagai penyanyi-penulis lagu yang memiliki gaya musik khas dan orisinal.
Selain aktif di dunia musik, Ardhito juga menunjukkan kemampuannya di bidang seni peran dengan membintangi sejumlah film dan serial, serta pernah menjalani profesi sebagai penyiar radio.
Kombinasi bakat dan kepribadiannya yang unik menjadikannya salah satu figur publik yang disukai banyak orang, khususnya dari kalangan generasi muda.
Ardhito tidak hanya menciptakan lagu, tetapi juga mampu menyampaikan emosi dan cerita melalui setiap karyanya.
Kariernya yang terus berkembang menunjukkan komitmennya dalam mengeksplorasi berbagai aspek dalam industri hiburan. Sosoknya sering kali dianggap sebagai representasi musisi modern yang kreatif dan berani keluar dari pakem umum.
Dari panggung musik hingga layar kaca, Ardhito berhasil membuktikan bahwa ia adalah seorang seniman sejati yang pantas diperhitungkan.
Dengan perjalanan yang masih terus berlanjut, profil Ardhito Pramono menjadi inspirasi bagi banyak orang yang ingin mengejar mimpi di dunia seni.
Baca juga: Biodata Kiesha Alvaro dan Perjalanan Kariernya
Biodata Ardhito Pramono
Berikut merupakan biodata Ardhito Pramono, dikutip dari laman p2k.stekom.ac.id:
Nama: Ardhito Rifqi Pramono
Tanggal lahir: 22 Mei 1995
Tempat lahir: Jakarta, Indonesia
Pekerjaan: Penyanyi, penulis lagu, pemeran
Perjalanan Karier Ardhito Pramono
Ardhito Pramono memulai langkahnya di dunia hiburan melalui jalur musik. Namanya mulai mencuat ke permukaan setelah aktif membagikan video cover lagu di kanal YouTube pribadinya sejak tahun 2013.
Saat itu, Ardhito masih menjalani pendidikan di JMC Academy, dan di sela-sela kuliahnya ia mulai menciptakan lagu-lagu orisinal.
Setelah lulus, ia sempat membantu sang ayah dalam menjalankan bisnis keluarga sebelum akhirnya kembali fokus ke dunia musik.
Pada tahun 2016, Ardhito meluncurkan singel debut berjudul “The Sun,” yang kemudian masuk ke dalam mini album pertamanya bertajuk Ardhito Pramono yang rilis pada tahun 2017.
Kesuksesan awalnya membuka peluang untuk bergabung dengan label besar Sony Music Indonesia di awal 2018, yang semakin memperluas jangkauan musiknya di industri Tanah Air.
Selain bermusik, Ardhito juga menjajal dunia seni peran. Debut aktingnya dimulai pada tahun 2020 lewat perannya sebagai Kale dalam film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini, yang mendapat sambutan hangat dari penonton.
Setelah menyelesaikan proses rehabilitasi narkoba, Ardhito kembali ke dunia musik dengan merilis singel utama dari album studio perdananya, Wijayakusuma, pada 7 Juli 2022. Album ini resmi dirilis beberapa hari kemudian, tepatnya pada 13 Juli 2022.
Ardhito juga membentuk grup musik bernama Wijaya 80 bersama Erikson Jayanto dan Hezky Joe.
Grup ini menghadirkan nuansa musik ala tahun 1980-an dan telah merilis tiga lagu yaitu Pemain Lama, Seharusnya Aku, dan Terakhir Kali, dengan lagu terakhir sempat viral di TikTok karena sering digunakan sebagai sound populer.
Lagu Ardhito Pramono Paling Populer
Ardhito Pramono telah merilis berbagai singel sepanjang kariernya sebagai penyanyi utama, dimulai sejak tahun 2016. Singel perdananya berjudul The Sun, yang menjadi bagian dari album mini pertamanya Ardhito Pramono.
Di tahun yang sama hingga 2017, ia juga merilis lagu seperti I Placed My Heart, What Do You Feel About Me, dan Di Senayan.
Pada tahun 2017, The Bitterlove menjadi salah satu singel terkenalnya, diikuti oleh lagu-lagu lain seperti The Message, Bulb, dan Malam Minggu di Jakarta. Ia juga menyanyikan ulang lagu legendaris Tjumbuan Kasih Rimba Lara karya Ismail Marzuki.
Beberapa singel lainnya seperti Bila dijadikan lagu tema film Susah Sinyal (2017). Tahun 2018, Ardhito merilis album A Letter to My 17 Year Old yang memuat lagu-lagu seperti Fake Optics, Bitterlove, dan Say Hello.
Karier musiknya terus berkembang di tahun 2019 dan 2020 dengan lagu seperti Superstar, Cigarettes of Ours, dan Trash Talkin’. Ia juga berkontribusi pada soundtrack film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini dengan lagu fine today dan Sudah untuk film Story of Kale.
Tahun-tahun berikutnya, Ardhito meluncurkan lagu tema untuk film Dear Nathan: Thank You Salma berjudul Teman Perjalanan, serta merilis lagu anak-anak seperti Something New, Tiger Song, dan Banana.
Album studio Wijayakusuma (2022) memuat lagu-lagu seperti Asmara, 2 Jam, dan Daun Surgawi. Pada tahun 2024, ia kembali dengan lagu Waking Up Together with You dan Beautiful Journey dari album Roadtrip.
Baca juga: Biodata Member STAYC dan Fakta Menariknya
Film Ardhito Pramono
Ardhito Pramono tidak hanya dikenal sebagai musisi, tetapi juga aktif di dunia seni peran. Debut filmnya dimulai pada tahun 2020 melalui film Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini, di mana ia memerankan karakter bernama Kale.
Karakter ini kemudian berkembang dan muncul kembali dalam film lanjutan berjudul Story of Kale: When Someone’s in Love, yang juga tayang di tahun yang sama.
Perjalanan akting Ardhito berlanjut pada tahun 2021 saat ia membintangi film Story of Dinda: Second Chance of Happiness, yang merupakan bagian dari semesta cerita yang sama.
Melalui perannya tersebut, Ardhito menunjukkan kemampuan akting yang semakin matang dan menarik perhatian penonton.
Tahun 2022, ia kembali tampil di layar lebar dalam film Dear Nathan: Thank You Salma, kali ini memerankan karakter bernama Afkar. Peran tersebut memperluas jangkauan aktingnya dengan karakter dan dinamika cerita yang berbeda dari sebelumnya.
Di tahun 2023, Ardhito mendapat peran penting sebagai William Sutanto dalam film aksi 13 Bom di Jakarta, yang memperlihatkan sisi berbeda dari kemampuannya sebagai aktor.
Peran ini menunjukkan kemampuannya menjelajahi genre film yang lebih serius dan menegangkan.
Selanjutnya, ia dijadwalkan tampil dalam film A Business Proposal yang akan dirilis pada tahun 2025, di mana ia berperan sebagai Satrio.
Selain itu, Ardhito juga direncanakan kembali memerankan Kale dalam proyek mendatang berjudul Kamu Terlalu Banyak Bercanda, meskipun tanggal rilis film ini masih belum diumumkan.
Kariernya di dunia film semakin memperkuat posisinya sebagai seniman serba bisa di industri hiburan Indonesia.
Nominasi Ardhito Pramono
Sepanjang kariernya di dunia musik dan perfilman, Ardhito Pramono telah menerima berbagai nominasi dan penghargaan bergengsi.
Tahun 2018, ia masuk dalam dua kategori di ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards), yakni Karya Produksi Terbaik-Terbaik untuk lagu "Fake Optics" dan Artis Jazz Vokal Terbaik, meskipun keduanya berakhir sebagai nominasi.
Pada tahun berikutnya, 2019, namanya kembali masuk dalam beberapa nominasi AMI Awards.
Kali ini, Ardhito dinominasikan sebagai Artis Solo Pria Pop Terbaik lewat lagu "Bitterlove", serta Artis Jazz Vokal Terbaik untuk lagu "Superstar", dan Karya Produksi Folk/Country/Balada Terbaik melalui lagu "Cigarette of Ours".
Tahun 2020 menjadi momen penting dalam kariernya, karena selain tetap aktif di musik, ia juga menorehkan prestasi di dunia film. Di ajang Indonesian Movie Actors Awards, ia meraih kemenangan sebagai Pemeran Pendatang Baru Terfavorit berkat perannya di film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini.
Pada AMI Awards tahun yang sama, lagu “Fine Today” masuk nominasi Karya Produksi Terbaik-Terbaik dan Original Soundtrack Terbaik, sementara ia berhasil memenangkan kategori Artis Jazz Kontemporer Terbaik.
Tahun 2021, Ardhito kembali mendominasi daftar nominasi AMI Awards. Lagu kolaborasinya bersama Aurélie, “I Just Couldn't Save You Tonight”, dinominasikan dalam dua kategori, termasuk Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik.
Selain itu, album Semar & Pasukan Monyet juga mendapat pengakuan dalam kategori Album Terbaik-Terbaik dan Album Jazz Terbaik. Lagu “New Year's Eve” pun turut membawa Ardhito ke dalam nominasi Artis Jazz Kontemporer Terbaik.
Itulah profil Ardhito Pramono, semoga membantu dan bermanfaat. (KIKI)
Baca juga: Biodata Member Cravity Beserta Fakta Menariknya
