Profil Azzahra Permatahani, Atlet Renang Kabanggaan Indonesia

Menyajikan informasi profil tokoh ternama dari Indonesia maupun mancanegara.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Profil Tokoh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Azzahra Permatahani adalah seorang atlet renang berbakat kebanggaan Indonesia. Profil Azzahra Permatahani ini sering dicari semenjak ia mengikuti kejuaraan olimpiade Paris 2024 mewakili Indonesia.
Azzahra memiliki segudang prestasi yang pernah didapat. Mengutip dari Azzahra Permatahani - dispora Pemerintah Provinsi Riau, dalam situs dispora.riau.go.id, Azzahra merupakan seorang perenang dengan bidang renang 400 meter gaya ganti perorangan putri.
Azzahra adalah seorang atlet yang sudah memulai kariernya semenjak remaja. Ia sangat berusaha keras untuk menjadi atlet yang membanggakan. Namanya semakin dikenal berkat kemampuannya dan bisa lolos Olimpiade Paris 2024 ini.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Profil Azzahra Permatahani
Dari 29 atlet yang mewakili Indonesia di Olimpiade Paris 2024, Azzahra Permatahani resmi menjadi salah satunya. Olimpiade ini digelar di Prancis pada 26 Juli hingga 11 Agustus 2024 mendatang.
Indonesia mengirim 2 atlet renang dan Azzahra menjadi salah satu atlet tersebut yang akan berlaga di Olimpiade Paris 2024. Azzahra juga merupakan salah satu perenang putri dari Indonesia yang namanya cukup bersinar di kancah renang internasional.
Ia memiliki bakat dan dedikasi yang tinggi, dan ia telah berhasil mengharumkan dan membanggakan nama Indonesia di berbagai ajang nasional dan internasional. Sudah banyak kejuaraan yang pernah Azzahra ikuti.
Baca juga: Profil Imane Khelif, Petinju di Olimpiade Paris 2024 yang Sedang Viral
Biodata Azzahra Permatahani
Banyak yang penasaran dengan biodata atlet renang berbakat ini. Berikut adalah biodata Azzahra Permatahani.
Nama lengkap: Azzahra Permatahani
Tempat, tanggal lahir: Jakarta, 7 Januari 2002
Cabang olahraga: Renang
Nomor: Renang 400 meter gaya ganti perorangan putri.
Perjalanan Karier Azzahra Permatahani
Azzahra Permatahani telah memulai karier atletnya dari usia remaja. Gadis berbakat ini selain pernah mewakili Indonesia dalam kompetisi Islamic Solidarity Games dan SEA Games, juga pernah berlaga di Kejuaraan Dunia Akuatik.
Tak hanya itu, ia juga pernah mengikuti Summer Youth Olympics, ASEAN University Games, dan pernah juga berlaga di Olimpiade Tokyo 2020.
Dahulu saat berusia 14 tahun, Azzahra pernah meraih medali emas pada kejuaraan 40th SEA Age Group Swimming Championship 2016.
Tepatnya pada tanggal 9-11 Desember tahun 2016 di Bangkok, Thailand. Saat itu Azzahra masih menjadi seorang siswi kelas satu sekolah menengah atas, dan ia bahkan memecahkan dua rekor sekaligus.
Lalu, saat usianya beranjak dewasa, pada tahun 2019 saat ia berusia 17 tahun, Azzahra pernah membuat gebrakan dan mencatat rekor renang nasional.
Tak hanya itu, di usianya yg terbilang muda saat itu, Azzahra juga melakukan pentas dalam ajang Jakarta Open Swimming Championship 2019.
Tepatnya di Stadion Akuatik GBK pada 26 sampai 28 September. Pada hari kedua Jakarta Open Swimming Championship 2019 tersebut, Azzahra kembali membuat rekor pada nomor 200 meter gaya ganti putri, dengan catatan waktu 2 menit 16,43 detik.
Ia berhasil melewati rekornya sendiri yang dibuatnya pada IOAC 2018, yaitu 2 menit 16,71 detik. Perjalanannya terus berlanjut,hing sampai saat usianya 19 tahun, ia menjadi wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Yang mana acara ini digelar pada tahun 2021.
Azzahra saat itu gagal lolos dari fase kualifikasi nomor 400 meter gaya ganti setelah mencatat waktu yaitu 4 menit 54,54 detik. Ia saat ini tengah bersiap untuk melakukan penampilan keduanya di Olimpiade 2024.
Saat ini perwakilan Indonesia di cabor renang adalah Joe Aditya Kurniawan dan Azzahra sendiri. Azzahra dan Joe ini lolos ke Olimpiade Paris 2024 lewat jalur Universality Place.
Kabar kelolosan Azzahra dan Joe telah disampaikan Komite Olimpiade Indonesia pada awal bulan Juli lalu.
Universality Place sendiri adalah sebuah sistem kualifikasi yang memungkinkan NOC sebuah negara yang gagal loloskan atlet ke salah satu cabang olahraga, mengirimkan satu atlet putra dan putri berperingkat tertinggi untuk berpartisipasi di Olimpiade.
Sistem Universality Place ini dimaksudkan untuk menciptakan keberagaman negara yang kontestan di Olimpiade. Azzahra juga mengatakan bahwa ia memiliki target mendapatkan medali emas pada Olimpiade Paris 2024 ini demi mengharumkan nama Indonesia.
Baca juga: Biodata Gregoria Mariska Tunjung, Perjalanan Karier, dan Prestasinya
Prestasi Azzahra Permatahani
Atlet renang Indonesia ini tentu saja memiliki banyak prestasi yang telah diraih. Dikutip dari Azzahra Permatahani - dispora Pemerintah Provinsi Riau, dalam situs dispora.riau.go.id, pada tahun 2019 lalu, Azzahra memecahkan rekor nasional nomor 200 meter.
Dengan gaya dada putri dan catatan waktu 2 menit 32,22 detik. Sebelumnya rekor tersebut dipegang oleh Vanessae Evato dengan catatan waktu 2 menit, 32,57 detik.
Salah satu prestasi Azzahra di cabor renang adalah meraih medali perak nomor 200 meter gaya ganti perorangan putri pada SEA Games 2019 di Filipina.
Beberapa prestasi lainnya yang pernah Azzahra Permatahani dapatkan adalah sebagai berikut:
Juara pertama Indonesia Open Aquatic Championship (IOAC) 2017, Jakarta.
Juara kedua SEA Age Group Swimming Championship, Bangkok.
Juara kedua Islamic Solidarity Games 2017, Baku.
Juara kedua dengan perolehan medali perak SEA Games 2017 Kuala Lumpur.
Juara pertama dengan medali emas dan rekornas IOAC 2018, Jakarta.
Juara kedua dengan medali perak Singapore Swimming National Championship 2018.
Juara pertama medali emas dan rekornas IOAC 2019, Jakarta.
Juara pertama dengan medali emas Jakarta Open Swimming Championship 2019.
Juara dan pemegang dua medali emas SEA Age Group Swimming Championship 2019, Kamboja.
Juara kedua medali perak dan perunggu SEA Games 2019, Manila.
Demikianlah profil Azzahra Permatahani seorang atlet renang asal Indonesia dengan segudang prestasi. Perjalanan Azzahra menuju ke kemampuan yang dia miliki sekarang tidaklah mudah. Kisah Azzahra bisa menjadi inspirasi yang baik untuk banyak orang. (IF)
Baca juga: Profil Dony Tri Pamungkas, Gelandang Muda Persija Asal Boyolali
