Profil Son Heung-min, Perjalanan Karier, dan Fakta Menariknya

Menyajikan informasi profil tokoh ternama dari Indonesia maupun mancanegara.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Profil Tokoh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Profil Son Heung-min merupakan cerminan kesuksesan atlet Asia yang mampu menembus dominasi sepak bola Eropa dengan kerja keras, disiplin, dan bakat luar biasa.
Sebagai pemain asal Korea Selatan, ia dikenal luas sebagai winger tajam yang bermain untuk Tottenham Hotspur di Premier League.
Son bukan hanya simbol kejayaan sepak bola Korea, tetapi juga panutan global yang menginspirasi jutaan orang melalui penampilan cemerlangnya di lapangan dan sikap rendah hati di luar pertandingan.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Profil Son Heung-min
Son Heung-min adalah penyerang serba-bisa: nyaman di kiri-kanan sayap, fasih mengeksekusi kedua kaki, dan dikenal akan lari tanpa bola serta penyelesaian mematikan di kotak penalti.
Sejak ditunjuk sebagai kapten Spurs pada Agustus 2023, kepemimpinannya kian menonjol—memandu lini depan dan menjadi teladan etos kerja bagi skuad muda Ange Postecoglou.
Di level internasional, Son mengenakan ban kapten Taeguk Warriors sejak 2019. Gol tendangan bebasnya ke gawang Australia di perempat final Piala Asia 2023 (digelar awal 2024) menegaskan statusnya sebagai pemain penentu laga besar.
Biodata Son Heung Min
Berikut biodata Son Heung MIn yang dikutip dari laman p2k.stekom.ac.id.
Nama lengkap : Son Heung-min
Tempat, tanggal lahir : Chuncheon, Gangwon, 8 Juli 1992 (32 tahun)
Tinggi badan : 183 cm
Posisi : Penyerang / Winger
Klub saat ini : Tottenham Hotspur (#7)
Durasi kontrak : Hingga 30 Juni 2026 (perpanjangan Januari 2025)
Caps/Gol Timnas : 133/51 (per 18 Maret 2025)
Perjalanan Karier Son Heung Min
Perjalanan karier Son penuh perjuangan, dimulai dari Korea Selatan hingga menjadi bintang dunia bersama klub-klub elite Eropa.
Akar Sepak Bola dan Formasi di Jerman
Son belajar sepak bola di bawah bimbingan ayahnya, Son Woong-jung, mantan pemain K-League yang menetapkan latihan teknis ketat sejak dini.
Pada usia 16, ia hijrah ke akademi Hamburger SV (2008), menjalani adaptasi budaya dan bahasa Jerman yang membentuk mental profesionalisme.
Debut Bundesliga lahir 30 Oktober 2010, dan gol perdananya tercipta sepekan kemudian, menandai datangnya talenta Asia baru.
Melesat bersama Bayer Leverkusen
Musim panas 2013, Leverkusen menebusnya €10 juta—rekor Korea Selatan kala itu. Di BayArena, Son menambah palet taktik: counter-pressing cepat dan transisi vertikal, mencetak 29 gol dalam dua musim liga.
Era Tottenham Hotspur
Transfer 2015: Spurs membayar £22 juta, memperkenalkannya di Premier League.
Adaptasi & Lonjakan: Semusim pertama penuh cedera, namun 2016/17 ia pecah 21 gol di semua ajang.
Musim Emas 2021/22: 23 gol liga—membuatnya meraih Premier League Golden Boot bersama Mohamed Salah, tanpa satupun penalti.
Kapten Klub 2023: Kepergian Hugo Lloris membuka jalan bagi Son sebagai kapten Asia pertama Spurs.
Statistik Terbaru: Hingga Januari 2025 ia mengoleksi 431 penampilan dan 169 gol untuk Spurs—kelima terbanyak sepanjang sejarah klub.
Musim 2024/25: 46 laga, 11 gol, 12 assist (per Maret 2025), plus perjalanan hingga final Liga Europa
Bersama Taeguk Warriors
Sejak debut 2010, Son jadi wajah sepak bola Korea Selatan:
Asian Games 2018: Memimpin tim U-23 meraih emas di Jakarta, membebaskannya dari wajib militer penuh.
Piala Dunia: Tiga edisi (2014, 2018—gol dramatis vs Jerman, 2022).
Piala Asia 2023 (2024): Gol penentu kontra Australia namun gugur di semifinal melawan Yordania.
Prestasi Son Heung Min
Prestasi pribadi Son membuktikan kualitasnya sebagai bintang dunia, menerima berbagai penghargaan dari liga, asosiasi Asia, dan dunia sepak bola. Berikut adalah penjelasan mengenai prestasinya.
Prestasi Son Heung Min di Klub
Tottenham Hotspur (2015–sekarang):
Finalis Liga Champions UEFA 2018/2019
Son membantu Spurs mencapai final pertama mereka dalam sejarah Liga Champions.
Finalis Piala Liga Inggris 2020/2021
Tottenham mencapai final, namun dikalahkan oleh Manchester City.
Finalis Liga Europa Conference 2024/2025 (jika mengikuti perkembangan terakhir).
Meskipun belum meraih trofi besar bersama Tottenham, Son tetap menjadi pemain kunci yang berkontribusi besar dengan ratusan gol dan assist.
Prestasi Son Heung Min di Tim Nasional Korea Selatan
Medali Emas Asian Games 2018
Bersama tim U-23, Son memimpin Korea Selatan meraih emas dan mendapatkan pembebasan dari wajib militer penuh.
Piala Dunia FIFA (2014, 2018, 2022)
Selalu menjadi andalan Korea Selatan, termasuk membawa tim lolos ke babak 16 besar pada Piala Dunia 2022.
Piala Asia AFC (2011, 2015, 2019, 2023)
Kontributor penting dalam beberapa edisi Piala Asia, walau belum membawa pulang gelar.
Penghargaan Individu Son Heung Min
Premier League Golden Boot 2021/2022
Mencetak 23 gol (tanpa penalti) dan menjadi pencetak gol terbanyak bersama Mohamed Salah.
FIFA Puskás Award 2020
Atas gol solo luar biasa melawan Burnley dari garis pertahanan ke gawang lawan.
Tottenham Hotspur Player of the Season:
Dimenangkan beberapa kali (2018–2019, 2019–2020, 2020–2021, 2021–2022).
AFC Asian International Player of the Year
Beberapa kali dinobatkan sebagai pemain Asia terbaik yang bermain di luar Asia.
London Football Awards – Player of the Year 2019
Mengalahkan nama-nama besar lainnya di klub London.
Masuk dalam PFA Team of the Year (2020–2021)
Pengakuan dari sesama pemain di Premier League.
Pemain Korea Selatan Terbaik:
Mendapatkan gelar ini selama bertahun-tahun berturut-turut.
Pencetak gol terbanyak Asia di Premier League & Liga Champions UEFA
Fakta Menarik Son Heung Min
Berikut fakta menarik Son Heung Min mencakup sisi unik kehidupannya di dalam dan luar lapangan yang jarang diketahui publik.
Lulus Pelatihan Marinir
Meski bebas wajib militer penuh, ia menyelesaikan pelatihan dasar Korps Marinir di Pulau Jeju selama pandemi COVID-19, bahkan masuk lima besar lulusan terbaik.The Korea Times
Poliglot
Fasih Korea, Jerman, dan Inggris; mempelajari bahasa melalui drama TV dan karaoke Jerman bersama rekan akademi HSV.
Akademi Senilai £11 Juta
Membangun Son Football Academy di Chuncheon sebagai warisan sepak bola dan pusat pengembangan bakat.Wikipedia
Filantropis Aktif
Menyumbang >£160 ribu untuk korban kebakaran Gangwon (2019) dan penanganan COVID-19 di Korea (2020).Wikipedia
Gamer & Duta e-Sports
Penggemar League of Legends; publik Korea menggadang kolaborasi “Son × Faker” di ajang eksibisi.Wikipedia
Disiplin Keluarga
Ayahnya melarang Son menikah sebelum pensiun agar fokus pada karier, prinsip yang kini ia amini.
Rekor Tanpa Penalti –
Satu-satunya pemenang Golden Boot Premier League yang seluruh golnya (23) tercipta dari permainan terbuka.
Demikian Profil Son Heung Min menggambarkan perjalanan luar biasa seorang anak muda Korea Selatan yang kini menjadi ikon sepak bola global. (Yln)
Baca juga: Profil Stefano Lilipaly, Pemain Sepak Bola yang Kembali Membela Timnas Garuda
