Konten dari Pengguna

Profil Tokoh Penemu Sel, Sejarah, dan Perkembangan Konsep Sel

Profil Tokoh

Profil Tokoh

Menyajikan informasi profil tokoh ternama dari Indonesia maupun mancanegara.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Profil Tokoh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tokoh Penemu Sel. Foto: Unsplash/Hal Gatewood
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tokoh Penemu Sel. Foto: Unsplash/Hal Gatewood

Setiap makhluk hidup baik tumbuhan, hewan, dan manusia memiliki struktur tubuh berupa sel. Sel sendiri memiliki ukuran yang sangat kecil dan tidak dapat dilihat oleh mata biasa. Lalu siapakah tokoh penemu sel dan bagaimana perkembangan konsep terkait sel?

Mengutip dari buku Teori Biologi Sel, Dwi Kameluh Agustina, S.SI., M.Pd., dkk (2021), menjelaskan bahwa sel adalah unit struktural dan fungsional dasar organisme, sama seperti atom dalam struktur kimia.

Setiap sel memiliki sifat otonom dan mampu berkembang biak jika diberikan kondisi yang tepat. Struktur dan fungsi sel terdiri dari banyak elemen. Berikut adalah penjelasan terkait sel dan sejarahnya.

Apa Itu Sel?

Ilustrasi Tokoh Penemu Sel. Foto: Unsplash/ANIRUDH

Sel adalah unit terkecil dari makhluk hidup yang dapat melakukan fungsi kehidupan, dan merupakan unit dasar yang membentuk makhluk hidup. Tokoh penemu sel pertama kali adalah Robert Hooke pada tahun 1665.

Ukuran sel bervariasi secara signifikan tergantung pada jenisnya, namun umumnya sel hanya dapat diamati menggunakan mikroskop karena ukurannya yang sangat kecil, kurang dari 0,1 mm.

Bentuk dan ukuran sel sangat berkaitan dengan fungsi-fungsinya. Setiap sel harus memiliki ukuran yang memadai untuk mengandung DNA, protein, dan struktur internal lainnya agar dapat bertahan hidup dan bereproduksi.

Siapa Tokoh Penemu Sel?

Ilustrasi Tokoh Penemu Sel. Foto: Unsplash/National Cancer Institute

Tokoh penemu sel pertama kali adalah seorang ilmuwan yang bernama Robert Hooke pada tahun 1665. Ia memperkenalkan istilah sel untuk pertama kalinya menggunakan mikroskop. Berikut adalah profil tokoh penemu sel

  • Nama lengkap: Robert Hooke

  • Nama ayah: John Hooke

  • Nama ibu: Cecily Gyles

  • Tempat, tanggal lahir: Inggris, 18 Juli 1635

  • Wafat: London, 3 Maret 1703

  • Pendidikan: Westminster di London dan Gereja Kristus di Oxford

Bagaimana Perkembangan Konsep Sel?

Ilustrasi Profil Tokoh Penemu Sel. Foto: Unsplash/ National Cancer Institute

Pada zaman Renaissance, Aristoteles dan Paracelcus berpendapat bahwa semua makhluk hidup terbentuk dari beberapa elemen yang mengalami pengulangan.

Beberapa abad kemudian, ditemukan bahwa makhluk hidup terdiri dari sel-sel tunggal yang kemudian berkembang menjadi sel-sel yang lebih kompleks.

Robert Hooke merupakan orang pertama yang menggunakan istilah "sel" pada tahun 1665, setelah mengamati potongan tipis di bawah mikroskop. Dia menemukan ruangan-ruangan kecil yang disebut "cella".

Pada tahun 1839, Matthias Schleiden dan Theodor Schwann mengamati bahwa di dalam "cella" terdapat substansi fluida yang menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

Pada tahun 1855, Durjadin menemukan bahwa di dalam "cella" terdapat cairan yang dikenal sebagai protoplasma. Kemudian, teori sel dikembangkan oleh Schwann dan Matthias von Schleiden, yang merumuskan dua postulat utama teori sel, yaitu:

  1. Semua makhluk hidup terdiri atas sebuah atau lebih sel yang bernukleus.

  2. Sel merupakan kesatuan fungsi yang terkecil.

Pada tahun 1839, Theodor Schwann mengemukakan bahwa semua bagian tubuh hewan terdiri dari sel-sel. Menurutnya, prinsip umum dalam pembentukan berbagai bagian tubuh semua organisme adalah melalui pembentukan sel.

Pada tahun 1855, Rudolf Virchow, seorang patolog asal Jerman, melengkapi postulat terakhir ini dengan menyatakan bahwa semua sel berasal dari sel-sel yang sudah ada sebelumnya melalui proses pembelahan. Pernyataan ini dikenal dengan prinsip "Omne cellula e cellula" yang berarti "semua sel berasal dari sel-sel yang sudah ada".

Apa Saja Macam-Macam Sel?

Ilustrasi Tokoh Penemu Sel. Foto : Unsplash/Braňo

Dalam makhluk hidup, terdapat dua jenis sel, yaitu sel prokariotik dan sel eukariotik. Perbedaan utama antara keduanya terletak pada lokasi DNA di dalam sel.

Pada sel eukariotik, sebagian besar DNA terkandung dalam sebuah membran organel yang disebut inti sel atau nukleus, sementara pada sel prokariotik, tidak ada struktur nukleus yang terpisah untuk menyimpan DNA.

  1. Sel prokariotik Sebagian besar prokariota adalah organisme uniseluler yang memiliki ukuran sel kecil dan umumnya terdiri dari membran sel, sitoplasma, nukleoid (tempat DNA terletak), serta beberapa struktur tambahan lainnya. Organisme yang mempunyai sel prokariotik yaitu bakteri, archaebacteria, eubacteria, cyanobacteria, dan ganggang.

  2. Sel eukariotik Biasanya, sel eukariotik memiliki diameter antara 10 hingga 100 µm, yang sepuluh kali lebih besar daripada ukuran bakteri. Sitoplasma eukariotik adalah bagian sel yang terletak di antara nukleus dan membran sel. Organisme yang mempunyai sel eukariotik adalah hewan dan tumbuhan.

Bagaimana Teori Sel Menurut Para Ahli?

Ilustrasi Tokoh Penemu Sel. Foto : Unsplash/Pawel Czerwinski

Teori sel terus berkembang seiring waktu, diungkapkan oleh berbagai ilmuwan yang berusaha memperdalam pemahaman mereka. Berikut adalah pandangan beberapa ahli terkait teori sel.

  1. Teori Schleiden Matthias Schleiden menyatakan bahwa sel merupakan struktur dasar dari semua bentuk kehidupan, termasuk tumbuhan. Pendapat ini didukung oleh Theodor Schwann, yang meyakini bahwa semua makhluk hidup terdiri dari sel-sel. Bersama-sama, mereka merumuskan teori bahwa sel adalah unit terkecil dari kehidupan atau organisme.

  2. Teori Max Schultze Max Schultze mengemukakan bahwa sel adalah unit fungsional terkecil dari makhluk hidup. Dalam sel, terdapat kerjasama antara jaringan dan organel-organel sel untuk mendukung aktivitas makhluk hidup secara efisien.

  3. Teori Rudolf Virchow Rudolf Virchow menyatakan bahwa sel merupakan unit pertumbuhan terkecil dari makhluk hidup. Menurutnya, setiap makhluk hidup berasal dari sel-sel yang berkembang melalui proses pertumbuhan.

Apa Fungsi Sel?

Ilustrasi Tokoh Penemu Sel. Foto : Unsplash/Louis Reed

Sel memiliki banyak fungsi yang penting untuk tubuh makhluk hidup. Berikut adalah fungsi sel secara umum.

  1. Sel berperan sebagai pembentuk struktur dasar organisme. Dinding dan membran sel adalah komponen utama yang membentuk struktur organisme.

  2. Sel merupakan tempat untuk mengangkut dan bertukarnya berbagai zat yang diperlukan oleh seluruh tubuh.

  3. Sel merupakan tempat penting dalam pembuatan energi, seperti dalam proses fotosintesis pada tumbuhan dan respirasi pada hewan.

  4. Sel berpartisipasi dalam proses reproduksi melalui pembelahan sel, baik dalam bentuk mitosis untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan, maupun meiosis untuk pembentukan sel kelamin.

Itulah penjelasan terkait tokoh penemu sel dan perkembangan teori terkait sel. Sel tidak hanya memainkan peran struktural yang penting dalam organisme, tetapi juga terlibat dalam fungsi-fungsi vital seperti transportasi zat, pembuatan energi, dan reproduksi.

Baca Juga: Profil Penemu Telegraf Mesin dan Sejarah Perkembangannya