Konten dari Pengguna

Efektivitas Konseling Laktasi Dalam Mengatasi Masalah Menyusui

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hardiat Dani S tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Laktasi (Sumber Gambar: Canva)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Laktasi (Sumber Gambar: Canva)

Menyusui merupakan proses alami, namun dalam praktiknya tidak selalu berjalan mudah bagi setiap ibu. Berbagai masalah seperti nyeri puting, pembengkakan payudara, produksi ASI yang dirasa kurang, hingga bayi kesulitan melekat sering menjadi alasan utama kegagalan menyusui. Kondisi ini kerap diperparah oleh minimnya informasi yang benar serta tekanan sosial yang mendorong ibu beralih ke susu formula. Oleh karena itu, konseling laktasi menjadi intervensi penting dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak untuk memastikan proses menyusui dapat berlangsung optimal.

Konseling laktasi terbukti efektif karena dilakukan secara individual, berbasis masalah dan mengedepankan pendekatan ilmiah. Konselor laktasi membantu ibu mengidentifikasi akar permasalahan menyusui, baik dari aspek fisiologis, teknik maupun psikologis. Melalui pendampingan yang tepat, ibu akan mendapatkan solusi praktis dan juga edukasi yang meningkatkan pemahaman serta kepercayaan diri. Efektivitas konseling laktasi terletak pada kemampuannya menyesuaikan intervensi dengan kondisi unik setiap ibu dan bayi.

Dari sudut pandang kesehatan masyarakat, konseling laktasi berperan signifikan dalam meningkatkan keberhasilan ASI eksklusif dan mencegah dampak lanjutan seperti malnutrisi dan stunting. Masalah menyusui yang tidak tertangani dengan baik dapat menyebabkan penghentian ASI dini, yang berimplikasi pada kesehatan bayi dan beban biaya kesehatan keluarga. Kehadiran konselor laktasi dalam sistem pelayanan kesehatan menjadi strategi promotif dan preventif yang efektif, sekaligus memperkuat kualitas layanan kesehatan ibu serta anak secara menyeluruh.

Menurut dr. Hayin Naila, selaku konselor laktasi dari HA-Medika Kendal, sebagian besar masalah menyusui sebenarnya dapat diatasi dengan konseling yang tepat dan tentunya tepat waktu. Ia menekankan bahwa ibu menyusui membutuhkan pendampingan yang bersifat suportif, bukan menyalahkan. Konseling laktasi membantu ibu memahami bahwa setiap masalah menyusui memiliki solusi, asalkan ditangani secara ilmiah dan penuh empati. Menurutnya, keberhasilan konseling juga dipengaruhi oleh keterlibatan keluarga dalam mendukung ibu menyusui.

Sebagai kesimpulan, konseling laktasi merupakan pendekatan yang efektif dalam mengatasi berbagai masalah menyusui melalui edukasi, pendampingan teknis dan dukungan psikososial. Penguatan layanan konseling laktasi perlu menjadi bagian integral dari sistem pelayanan kesehatan ibu dan anak, baik di fasilitas kesehatan maupun di tingkat komunitas. Melalui konseling laktasi yang optimal, keberhasilan menyusui dapat ditingkatkan secara terus-menerus demi kesehatan ibu, bayi dan generasi masa depan.