Konten dari Pengguna

Sering Nyeri di Pangkal Ibu Jari Kaki? Ini Penyebab yang Perlu Anda Ketahui

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hardiat Dani S tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sering Nyeri di Pangkal Ibu Jari Kaki? Ini Penyebab yang Perlu Anda Ketahui (Sumber Gambar: AI Image Generator)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sering Nyeri di Pangkal Ibu Jari Kaki? Ini Penyebab yang Perlu Anda Ketahui (Sumber Gambar: AI Image Generator)

Nyeri di pangkal ibu jari kaki sering kali dianggap sebagai keluhan sepele, terutama jika hanya muncul setelah banyak berjalan, berolahraga atau berdiri dalam waktu lama. Padahal, bagian ini merupakan lokasi tulang metatarsal pertama dan sendi ibu jari yang berperan penting dalam menopang berat badan serta memberikan dorongan saat melangkah. Ketika muncul rasa nyeri, aktivitas sehari-hari dapat terganggu, bahkan berjalan pun menjadi tidak nyaman. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui berbagai penyebab nyeri di pangkal ibu jari kaki agar penanganannya dapat dilakukan secara tepat.

Salah satu penyebab yang paling sering adalah cedera ringan atau memar akibat benturan yang mungkin tidak disadari. Banyak orang lupa pernah menabrakkan kaki ke sudut meja, batu, atau benda keras lainnya. Cedera semacam ini dapat menyebabkan peradangan pada jaringan lunak di sekitar tulang metatarsal pertama sehingga timbul rasa nyeri, terutama saat kaki digunakan untuk berjalan. Selain itu, penggunaan sepatu yang terlalu sempit atau aktivitas fisik yang berlebihan juga dapat memicu iritasi pada jaringan di sekitar pangkal ibu jari.

Penyebab lain yang cukup sering ditemukan adalah metatarsalgia, yaitu kondisi ketika bagian depan telapak kaki mengalami peradangan akibat tekanan berulang. Keluhan biasanya berupa nyeri yang semakin terasa setelah berjalan jauh, berlari atau berdiri dalam waktu lama. Sebagian penderita menggambarkan sensasinya seperti menginjak kerikil di bawah telapak kaki. Pada beberapa kasus, nyeri juga dapat disebabkan oleh stress fracture atau retak halus pada tulang metatarsal akibat beban berulang. Meskipun tidak selalu disertai cedera yang jelas, kondisi ini memerlukan perhatian medis karena dapat memburuk apabila aktivitas tetap dipaksakan.

Selain gangguan akibat cedera, nyeri di pangkal ibu jari kaki juga dapat berkaitan dengan penyakit sendi. Asam urat (gout) merupakan salah satu penyebab yang cukup khas, ditandai dengan nyeri hebat yang muncul secara mendadak, disertai pembengkakan, kemerahan dan rasa panas pada sendi ibu jari kaki. Di sisi lain, terdapat pula kondisi hallux rigidus, yaitu radang sendi akibat proses degeneratif yang menyebabkan sendi ibu jari menjadi kaku dan nyeri saat digerakkan. Kedua kondisi tersebut memerlukan pemeriksaan dokter agar diagnosis dapat dipastikan dan terapi yang sesuai dapat diberikan.

Apabila nyeri baru muncul setelah aktivitas dan tidak disertai pembengkakan hebat, langkah awal yang dapat dilakukan adalah mengurangi aktivitas berat, mengompres area yang nyeri dengan es selama 15–20 menit beberapa kali sehari, serta menggunakan alas kaki yang nyaman dan memiliki bantalan yang baik. Namun, apabila nyeri tidak membaik dalam beberapa hari, semakin berat, disertai pembengkakan, sulit berjalan atau terdapat perubahan bentuk kaki, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Praktisi sport massage dari Klinik HA-Medika Kendal, Dani Satria, M.Kes., menganjurkan agar masyarakat mengenali penyebab nyeri di pangkal ibu jari kaki sejak dini, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga risiko komplikasi maupun gangguan aktivitas sehari-hari dapat diminimalkan.