Konten dari Pengguna

Dosen UM Buton Raih Prestasi Nasional, 21 Proposal Lolos Pendanaan

Humas UM Buton

Humas UM Buton

Official Account Humas UM Buton

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Humas UM Buton tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

21 Dosen yang lolos dalam Pendanaan BIMA (Sumber : Instagram UM Buton)
zoom-in-whitePerbesar
21 Dosen yang lolos dalam Pendanaan BIMA (Sumber : Instagram UM Buton)

Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) kembali membuktikan komitmennya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat. Sebanyak 21 proposal dari para dosennya resmi dinyatakan lolos hibah penelitian dan pengabdian Program BIMA 2025 dari Kemdikbud Ristek Dikti.

Pengumuman ini tertuang dalam Surat Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemdikbudristek Nomor 0070/C3/AL.04/2025 tertanggal 23 Mei 2025.

Dari total proposal yang lolos, 17 di antaranya merupakan program penelitian, dan 4 lainnya adalah program pengabdian kepada masyarakat. Ini menjadi salah satu jumlah terbanyak yang berhasil diraih oleh UM Buton dalam satu tahun anggaran hibah nasional.

Para dosen yang lolos berasal dari berbagai latar belakang disiplin ilmu. Mereka adalah:

LM. Azhar Sya’ban, Masri, Farisatma, Lia Hanifa, Nur Inzana, Anwar Sadat, Harry Fajar Maulana, Eko Satria, Andi Arya Maulana, Agus Slamet, Muh. Hibrian Wiwi, Herman Lawelai, Irman Matje, Muh. Sutri Mansyah, Muh. Hidayatullah, Zubair, La Gurusi, Juharmin Suruambo, Safrin Salam, dan Mahyudin.

instagram embed

Rektor UM Buton, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian ini. “Keberhasilan ini menunjukkan bahwa iklim akademik dan riset di UM Buton semakin matang dan kompetitif. Kami berharap para penerima hibah dapat merealisasikan penelitiannya dengan maksimal dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Rektor juga menegaskan bahwa riset yang dilakukan tidak hanya untuk kepentingan akademik semata, tetapi harus berorientasi pada pengembangan lokal, khususnya di wilayah kepulauan dan kemaritiman yang menjadi karakteristik kawasan Baubau dan sekitarnya.

Capaian ini sekaligus menandai langkah UM Buton dalam mengokohkan dirinya sebagai kampus berbasis riset dan pengabdian yang mampu bersaing di level nasional.