FEB UM Buton Teken MoU Nasional Bersama 55 PT Anggota IAEI

Official Account Humas UM Buton
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Humas UM Buton tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) terus memperluas jejaring kolaborasinya. Kali ini, FEB UM Buton ikut menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersama 55 perguruan tinggi anggota Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) dalam perhelatan akbar Muktamar V IAEI di Jakarta.
Acara ini juga menjadi panggung sarasehan ekonomi Islam bertema “Refleksi Peran IAEI dalam Pembangunan Ekonomi Nasional,” yang dihadiri oleh dua tokoh utama dalam pemerintahan: Menko Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati.
UM Buton diwakili oleh Dr. I Wayan Sujana, S.E., M.Si., Dekan FEB sekaligus Ketua Komisariat IAEI UM Buton. Ia secara langsung menandatangani MoU yang memuat kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga program pengembangan SDM yang lebih luas.
“Ini momentum penting untuk FEB UM Buton agar bisa menjalin kolaborasi nasional dalam penguatan ekonomi Islam. Tidak hanya di kampus, tapi juga pada level kebijakan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Dr. I Wayan Sujana.
MoU ini bertujuan memperkuat peran perguruan tinggi sebagai motor pembangunan ekonomi berbasis nilai-nilai Islam yang moderat, solutif, dan kontekstual dengan tantangan zaman.
Rektor UM Buton, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M., memberikan apresiasi atas kontribusi FEB dalam jaringan IAEI nasional.
“Kami bangga dengan langkah progresif FEB UM Buton. Ini memperkuat kiprah kampus dalam kancah nasional, serta membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki etos ekonomi yang berkeadaban,” ungkap Rektor UM Buton.
Langkah ini sekaligus menjadi batu loncatan bagi UM Buton untuk memainkan peran lebih besar dalam pengembangan ekonomi Islam yang inklusif dan transformatif, baik di wilayah timur Indonesia maupun tingkat nasional.
